Catatan Mengikuti Pelatihan Penulisan KTI Bersama IGI NTB

0
88

Tepatnya hari Selasa 5 Maret 2019 dilaksanakan kegiatan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bertempat di ruang media LPMP Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diikuti oleh 120 orang guru madrasah se-Pulau Lombok dari RA, MI, MTs dan MA Negeri maupun Swasta salah satunya adalah penulis sendiri yang berasal dari MTsN 2 Mataram mengampu mata pelajaran Seni Budaya. Melihat guru-guru madrasah yang mendaftar sebagian besar berasal dari Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat dan Lombok Utara, sedangkan dari Kota Mataram hanya beberapa orang saja itupun yang mendapat izin dari Kepala Madrasah.

Sebelum kegiatan utama dilaksanakan 3 hari sebelumnya informasi tentang pelatihan penulisan KTI tersebut diumumkan melalui link grup WhatsApp secara individu maupun kelompok grup sehingga guru-guru berlomba-lomba mendaftar hingga melampaui batas peserta yang ditentukan yang pada awalnya hanya 100 orang peserta menjadi 120 orang bahkan lebih dari itu yang tidak bisa tercover oleh panitia. Ini menunjukkan semangat guru-guru madrasah yang begitu tinggi akan kehausan dan untuk mendapatkan ilmu yang belum pernah diikuti sebelumnya, selain itu ingin berubah diri dari biasa menjadi luar biasa.

Kegiatan pelatihan penulisan KTI ini dilaksanakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang bekerja sama dengan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia. Terlihat hadir dalam kegiatan adalah Sekda Provinsi NTB Dr. Ir. H. Rosiady Husaenie Sayuti, M.Sc, PhD, ada Kepala LPMP Provinsi NTB Minhajul Ngabidin, S.Pd, M.Pd, Kabid Mapenda Kemenag NTB Hj. Eka Muftatiah, M.Pd, Ketua IGI Provinsi NTB Ermawanti, S.Pd, Ketua Pokjawas Kemenag NTB Ahmad Ikmal S, dan para Nara Sumber adalah Nengah Istiqomah, M.Pd, ada H. Bakhtiar Ardiansyah, M.Pd yang merupakan salah satu Widyaswara LPMP provinsi NTB. Selain itu tentunya kegiatan ini terlaksana juga berkat kegigihan, kesabaran, dan ketekunan dari para panitia yang ikut andil mempersiapkan mulai dari pendaftaran hingga terlaksananya diantara mereka adalah Husnul Faizin yang merupakan salah seorang sahabat seangkatan saya dalam Prajabnas sebagai guru Kemenag tahun 2010. Ada juga Bunda Hidmi Gramatolina sebagai MC acara dan moderator bagi narasumber serta ada Bunda Hj. Nuraini yang setia membantu dan mengatur pelaksanaan kegiatan. Semoga amal jariyah mereka diberikan ganjaran yang berlipat-lipat dari Allah SWT. amin.

Usai melakukan registrasi ulang peserta dengan menyerahkan surat tugas dari masing-masing sekolah dan biodata guru kepada panitia, sekitar pukul 09.00 wita kegiatan dimulai yang dipandu oleh MC Ibu Hidmi Gramatolina dan sambutan diawali dengan laporan kegitan oleh Ketua IGI Ermawanti, S.Pd sebagai ketua penyelenggara. Dalam laporannya ia menyebutkan kegiatan pelatihan penulisan KTI terlaksana atas kerjasama antara IGI Provinsi NTB dengan Kementerian Agama Republik Indonesia yang diikuti sebanyak 120 guru madrasah negeri maupun swasta yang ada di Lombok. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 tahapan, tahap pertama secara tatap muka hari Selasa (5/3/2019) dari jam 08.00 – 15.30 wita,  sedangkan tahap kedua dilaksanakan secara daring atau online guna menghasilkan karya untuk masing-masing peserta.  Tujuan dari kegiatan ini menurut Ermawanti adalah untuk menumbuhkan keterampilan guru dalam meningkatkan kompetensi terhadap penulisan karya tulis ilmiah.

Selanjutnya Sekda Provinsi NTB H. Rosiady H. Sayuti ketika menyampaikan sambutannya dihadapan para guru-guru mengungkapkan menjadi seorang penulis itu harus berani untuk memaksakan diri, memulai membiasakan dalam menulis. Kuncinya adalah memulai, sehebat apapun training, pelatihan yang anda ikuti kalau tidak berani memulai tidak ada gunanya. Selain memulai sebagai kunci utama dalam menulis menurut H. Rosiady Sayuti adalah inspirasi, artinya hal apa yang akan ditulis dengan cara sering-sering, banyak membaca buku, memikirkan tentang segala sesuatu hal yang berkaitan dengan apa yang ditulis agar konteks, isi dan pesan tulisan tersebut dapat disampaikan secara objektif. Selain inspirasi dalam menulis juga diperhatikan adalah penyajian data. Dalam penulisan sajian data itu harus di informasikan, di sajikan kepada orang yang membutuhkan dengan valid dan lengkap apakah data tersebut berupa angka, tabel, gambar dan lainnya. selain ketiga diatas dari memulai, inspirasi, penyajian data yang valid agar tulisan lama dibaca orang harus isinya unik, yang lain dari yang lain”, beber H. Rosiady Sayuti penulis buku Ikhtiar MengIndonesiakan NTB dan juga pernah menjabat menjadi Kepala Bappeda Provinsi NTB dan Rektor Unram serta Kepala Dikpora Provinsi NTB.

Semantara kepala LPMP Provinsi NTB Minhajul Ngabidin dan Kabid Mapenda Kementerian Agama NTB Hj. Ika Muftatiah dalam sambutan dan arahannya sama-sama menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada penyelenggara terutama IGI Provinsi NTB yang telah sama-sama bersinergi dalam mengembagkan keterampilan kompetensi guru-guru madrasah melalui pelatihan penulisan KTI sehingga diharapkan nanti sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini para guru-guru menghasilkan sebuah karya apakah berupa berupa buku, jurnal, penelitian dan karya tulis lainnya. (@ruslanwahid)

Artikel dan berita ini juga penulis sudah publikasikan di https://ntb.kemenag.go.id berjudul IGI NTB Bersinergi Meningkatkan Kompetensi Guru-guru Madrasah Melalui Pelatihan Penulisan KTI

Views All Time
Views All Time
70
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY