Semua rekan kerja menceritakan jimmy, siswa kelas 4 yang seharusnya duduk dibangku kelas 5.

Waktu duduk dikelas 1,2,3  perilaku jimmy normal layak anak –anak seusianya.

Sejak duduk dibangku kelas 3 sd , jimmy masih bersama orangtuanya, tetapi di semester kedua jimmy ditinggal ibunya pergi bekerja ke Malaysia. Semua dilakukan ibunya karena ayah dan ibu yang bertengkar akibat ekonomi yang pas-pas an…sejak kepergian ibunya ke Malaysia, jimmy kehilangan sosok ibu yang perhatian dan saying kepadanya….ayahnya yang bekerja sebagai buruh batu kurang memperhatikan kondisi jimmy yang semakin hari semakin melenceng.

Jimmy yang semakin nakal, dan sudah mulai seperti anak yang tidak normal….membuat anak-anak lain merasa terganggu…terkadang jimmy melempar anak-anak lain, memainkan alat kemaluannya…dan suka meludah disembarang tempat.

Hampir semua guru-guru membencinya…tapi aku mencoba menyentuh hatinya…

Akupun memanggil jimmy kedepan kelas dan menyuruhnya duduk…aku bertanya apa yang terjadi….ternyata sebuah sentuhan tangan dan suaraku yang lembut …membuatnya menangis…

Terisak-isak..bu….” abang mau mamak pulang buk….”teriak jimmy”

Dari sana aku mendapat kejelasan sebuah cerita…sedih dengan perlakuan dirumah dan sedih dengan ucapan hinaan dari orang-orang sekitar bahkan teman sekolah..

lalu akupun …mengusap pundak jimmy…..walau abang jimmy merasa sedih…ibu tau…jimmy anak yang baik ya nak…berteman dengan baik,kerjakan pr , serta tertib di kelas…supaya guru saying sama jimmy.”ucapku”

dari seorang Jimmy aku belajar, jadi seorang guru bukan hanya menyampaikan materi saja, tetapi dengan menyentuh hati seorang anak….apa yang tak mungkin menjadi mungkin.

Kini jimmy yang di cap anak nakal, berperilaku menyimpang…kini berubah menjadi anak yang baik budinya, setiap ada pr selalu mengerjakan…dan tidak lagi mengganggu temannya.

Sentuh hati murid dengan tulus ikhlas…dimana rasa ikhlas dari dalam diri terasa dalam hati seseorang anak…

mari mencoba ” sentuh hatinya

 

Views All Time
Views All Time
43
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY