Aku dan Sahabat Baruku

0
22

Pagi ini adalah pertama sekolah di ajaran baru tahun ini. aku selalu bersemangat untuk datang dini hari agar tidak pernah terlambat untuk menyambut anak didikku yang comel, imut serta lucu tingkah lakunya.

Begitu sampai di sekolah aku langsung menuju gerbang satu untuk menyambut semua anak didikku yang rata – rata pagi ini diantar oleh kedua orang tuanya ke sekolah SDS IT Mutiara Duri – Riau. Aku bersama beberapa teman pagi ini menyambut mereka dengan suka cita. Senang deh rasanya ketika melihat satu persatu mereka datang sambil mengucapkan salam dan mengulurkan tangan untuk menjabat tanganku.

Aku sangat gembira pagi ini karena sudah lama tidak merasakan hal seperti ini. setelah selesai di gerbang satu kemudian aku langsung menuju kelasku dan berdiri manis di depan pintu kelas sambil menunggu para anak didikku yang akan bergabung bersamaku satu tahun kedepannya.

Satu persatu anak didikku memasuki kelas 2C yang sudah empat tahun ini menjadi kelasku. Setelah bel berbunyi semua anak didik SDS IT Mutiara Duri – Riau berkumpul di halaman sekolah untuk mendengarkan pengarahan dari Kepala Sekolahku yang baru yaitu Pak Ahmad Syarwani, S.Pd yang merupakan tetanggaku sendiri. He….he…he…

Setelah selesai acara di lapangan maka secara tertib semua anak didik kembali ke kelasnya masing – masing di bombing oleh wali kelasnya. Sesampainya di kelaas aku meminta semua anak didikku untuk meminum air putih yang banyak karena saat di berkumpul di halaman sekolah tadi udara di luar sangat panas dan banyak mengeluarkan keringat.

Setelah beberapa saat kemudian aku meminta kepada semua anak didikku untuk mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat dhuha berjamaah di kelas. Saat aku memintanya spontan saja mereka berkata bahwa tidak membawa mukena. Dengan senyum aku berkata:”Tidak apa – apa sayang.” Yang penting untuk saat ini semua pergi berwudhu dan aku menunjukkan tempat berwudhu bagi mereka.

Setelah selesai berwudhu mereka duduk di tikar  yang telah aku sediakan sambil menunggu semua teman selesai di kamar mandi. Saat semuanya sudah lengkap maka sholat dhuha berjamaah dilaksanakan dengan imam pertama hari ini adalah Akhtar.

Akhtar adalah sosok anak laki – laki yang berwajah imut, putih dan berbadan gemuk jika dibandingkan dengan yang lainnya. Ketika aku menyuruh Akhtar menjadi imam sholat dhuha hari ini spontan saja Akhtar berbicara kepadaku : “Ustadzah, tunggu dulu aku capek katanya” aku geli sekali dengan ucapan yang di lontarkan oleh Akhtar karena ketika aku menyuruhnya Akhtar baru sampai di kelas karena terlambat dari teman – temannya yang lain.

Mungkin karena badannya maka geraknya agak lambat jika dibandingkan dengan teman lainnya. He..he…he….maafkan ustadzah ya sayang karena memintamu untuk menjadi imam sholat dhuha pagi ini karena ustadzah hanya hapal dengan namamu saja sementara dengan nama temanmu yang lain ustadzah belum hapal.

Akhtar adalah anak temanku yang bekerja di submart sekolah  SDS IT Mutiara Duri – Riau dan jauh sebelumnya aku juga telah mengenalnya sejak dari Akhtar TK.

Setelah selesai melaksanakan sholat dhuha berjamaah kemudian bel sekolah berbunyi dan semua anak bermain di luar kelas. Pada jam istirahat ini dimanfaakan oleh semua anak didikku untuk mengisi perutnya yang kosong di kantin sekolah.

Untuk seminggu ke depan ini sekolahku pulang pada pukul 11.00 WIB. Ketika bel masuk berbunyi semua anak didikku kembali ke kelas dan di kelas pagi ini adalah waktunya untuk berkenalan antara satu sama lainnya.

Perkenalannya di mulai dari diriku sendiri dan kemudian di susul oleh semua anak dengan maju ke depan kelas. Aku sangat bahagia karena semua anak didikku para pemberani karena Alhamdulillah tidak ada satupun dari mereka yang menolak saat maju ke depan kelas untuk memperkenalkan dirinya masing – masing.

Alhamdulillah, acara perkenalannya telah selesai. Ayah bunda hari ini aku memiliki sahabat baru yang akan bersamaku setahun ke depannya di bawah bimbingan ustadzah Eni.

Tak terasa waktu terus berlalu dengan cepat dan kini tibalah saatnya untuk kembali ke rumah masing – masing. setelah berdoa semua anak didikku keluar kelas dengan sopan dan tertib. Ternyata di luar kelas para orang tua telah menunggu anaknya masing – masing.

Terima kasih ya Allah, Engkau telah memberikan nikmat kesehatan kepada kami semua sehingga pagi ini semua aktivitas kami lalui dengan suka cita dan bahagia bersama teman – teman baru. Hati – hati di jalan ya nak dan selamat berjumpa kembali esok hari di kelas 2C yang kita cintai. Ustadzah akan selalu menunggumu di kelas ini dengan penuh cinta kasih……miss you sayang.

Views All Time
Views All Time
110
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY