Antara Kesulitan dan Kebahagiaan

0
8

Judul : “Pengalaman menjadi Panitia SAGUSAKU”
Saya berangkat dari rumah pukul 15.00 dari Pasir Penyu ke Pemalang Reba bersama anakku naik Mobilio. Ia yang menyupirnya. Saya pun menelepon suami untuk menyampaikan kunci rumah saya letakkan disamping pot bunga, tetapi suami tidak mengangkatnya. Di dalam perjalanan depan SDN 003 Pasir Penyu ada dua anak SMA bergandengan naik sepeda motor, sehingga saat memotong didepan ada lawan sepeda motor yang sangat laju menyangkal spion sebelah kanan. Saya sangat khawatir dengan keadaan ini. Kami pun meneruskan perjalanan menjemput temanku Asih. Sesampainya di rumah temanku, aku pun memoto kaca spion tersebut dan mengirimkan ke Wa suamiku. Suamiku pun menelepon dan saya menceritakan keadaan yang terjadi. Namun suamiku mengkhawatirkan juga tetapi tidak mempersoalkannya.
Wisma Ferdi tempat saya menginap, pelatihan dan sebagai panitia menjadi MC. Jumat malam Sabtu mencoba latihan bersama teman-teman panitia. Setelah latihan kami pun masuk ke kamar untuk istirahat. Pagi jam 05.00 subuh bangun melaksanakan sholat subuh. Saya mengetik tertib acara dan bertanya dengan teman-teman. “Bagaimana tertib acara ini ibu-ibu?” kataku sambil menyodorkan selebaran kertas yang telah diprintkan. “Apakah ada yang ditambah lagi acaranya?” kataku sambil mengarang pantun untuk membuka acara. “Ada tu, sambutan pemerhati pendidikan oleh ibu Bupati,” kata ketua sambil menghapalkan persiapan lomba gupresnya. Namun di dalam pelaksanaan awal pembukaan bagus ketika dipertengahan acara terjadi kekacauan dalam acara penyerahan plakat kepada tamu undangan. Padahal sebelumnya saya telah bertanya dengan teman panitia siapa undangan yang diberikan penghargaan. “Kita lihat dulu tamu undangan yang datang ke acara kita ini, ” kata ketua dengan bijaknya.
Acara pemberian doorprice kepada peserta ada 3 hal yaitu:
1. Narasumber mencari 4 peserta yang mempunyai bakat bercerita dan berpuisi. Menunjuklah peserta tampil satu persatu. Yang lucunya peserta ke 4 membuat puisi tentang ibu,
Ibu terinspirasi olehku “sambil berekspresi ke narasumber peserta yang lain tertawa.
2. Peserta terbaik membuat status SAGUSAKU 1 INHU di media sosial yang dimenangkan oleh ibu Sehmuliati, S. Pd, Ibu Nur Amolin, S. Pd, dan ibu Wanda.
3 . Peserta terbaik mengirimkan dan mempersentasikan hasil karyanya ke Panitia yaitu Ibu Misriani dan Pak Pandu Winata.
4. Panitia Ibu Mindarsih menyumbangkan buku kepada 3 peserta yang bisa menjawab pertanyaan tentang IGI (Ikatan Guru Indonesia).
Setelah acara selesai kesempatanku berfoto bersama narasumber yang kece dan ramah yaitu Ibu Yulismar, M. Pd. Aku senang dan bahagia berjumpa dan berhadapan langsung dengannya. Aku dan teman-teman menanyakan, “Bu.. Apa makan kita sore ini Bu?”
“Yuk kita cari makanan berkuah. Biar tubuh kita segar kembali. ”
Kami pun bersama-sama menuju seberang Wisma Ferdi. Kami langsung memesan makanan Soto dan kak Min pun mengambil gorengan yang masih hangat sambil berbincang tentang peserta yang semangat menerima materi dari Ibu Yulismar.
Perasaan ku sangat bahagia dan ingin lebih dekat lagi dengannya. Terima kasih ibu yang telah berbagi ilmu bersama peserta dan panitia. Aku mengucapkan terima kasih kepada sahabatku yang selalu bersama dari MTs sampai kita di MAN-2 dan berjumpa lagi disaat kita telah menjalankan kehidupan sendiri baik dalam suka maupun duka. Semoga kita berjumpa lagi. Sukses selalu buat ibu Yulismar yang kece. 😘😘😍👍💪
Eti Marlina, S. Pd
SMPN1 Pasir Penyu

Views All Time
Views All Time
28
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY