ANTUSIAS GURU YANG TERGABUNG DI IGI MENGIKUTI WORKSHOP

0
119

Sidenreng Rappang merupakan Kabupaten pertama yang menjadi tujuan Roadshow IGI wilayah Sulawesi Selatan. Ditunjuknya Sidrap sebagai Kabupaten pertama pelaksana seminar dan Workshop ini oleh IGI wilayah tidak lepas dari pencapaian IGI Sidrap yang terbilang mentereng dibanding kabupaten lain di sistem informasi keanggotaan, IGI Sidrap kokoh di Puncak mengungguli 23 Kabupaten lain yang ada di Sulawesi Selatan bahkan menempati urutan kedua di tingkat nasional setelah Kabupaten Aceh Timur.

 

Jumlah keanggotaan IGI Sidrap 632 orang saat ini merupakan salah satu indikasi tingginya keinginan guru-guru di Sidrap untuk maju dan berkembang demi terwujudnya pembelajaran yang berkualitas. Dengan demikian, tidak mengherankan baik secara langsung maupun tidak langsung hal itu berimplikasi pada prestasi dan capaian yang diperoleh pemerintah Kabupaten Sidrap dalam hal ini dinas pendidikan di bidang pendidikan, khususnya dalam hal literasi kabupaten Sidrap menjadi kiblat percontohan untuk kabupaten lain di Sulawesi Selatan, bahkan di Indonesia karena Sidrap menempati urutan keempat di Indonesia dalam pencapaian IPL (Indeks Pembangunan Literasi) dengan kategori A.

 

Ketika para siswa kami libur ketika dan beberapa guru yang lain menikmati hari liburnya, justru kami guru-guru yang tergabung di IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kabupaten Sidrap justru melakukan hal positif dalam meningkatkan kompetensi kami sebagai agen pembelajaran. Tidak kurang dari 200 guru yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap dan Kementerian Agama mengikuti workshop guru inovatif dengan tema “Inovasi Guru untuk Pembelajaran yang lebih Baik”.

 

Dalam workshop ini guru-guru dilatih oleh tim pelatih Nasional dari IGI yang terbagi dalam 5 kanal pelatihan yaitu SAGUSAKTI (Satu Guru Satu KTI), SAGUSANOV (Satu Guru Satu Inovasi), SAGUSABLOG (Sagu Guru Satu Blog), SAGUBAKOM (Satu Guru Banyak Komik), SAGUSANDRAW (Satu Guru Satu Animasi Drawing). Kanal-kanal tersebut merupakan istilah yang dikenal di IGI dan merupakan pelatihan berbasis produk, artinya setiap guru yang mengikuti pelatihan pada kanal tersebut diharuskan menghasilkan suatu karya inovasi pembelajaran yang nantinya akan ditukar dengan sertifikat pelatihan workshop berdurasi 32 jam, baik luring maupun daring.

 

 

Workshop ini dilaksanakan sebagai upaya mendorong guru-guru agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan zaman yang serba canggih karena setiap perubahan zaman pasti akan mengubah pola dan gaya hidup manusia, termasuk di dalamnya cara bersikap dan cara belajar anak. Jika kita mengamati perubahan peradaban manusia, sejak zaman manusia mengenal tulisan atau dikenal dengan zaman sejarah hingga saat ini, tentu dapat terpahami bahwa peradaban hidup manusia sesuai zamannya masing-masing. Hal inilah yang mendorog kami, guru-guru yang tergabung di IGI untuk terus berinovasi mengikuti perubahan zaman yang serba canggih. Kami tidak mau, siswa lebih hebat dari gurunya dalam memanfaatkan teknologi, kami ingin guru-guru punya prinsip lkhlas berbagi dan berkembang bersama(Sharing and Growing Together), karena kami percaya bahwa dengan bergerak bersama, insyaAllah kita dapat berkonstribusi dalam mencerdaskan anak bangsa sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Olehnya itu, kamai dari pengurus IGI Kabupaten Sidrap, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah yang membuka secara formal acara workshop ini dua hari yang lalu di Gedung JSN 44 oleh Asisren I I Drs. Hamka Lokki, M.Si, mewakili Bupati Sidrap. Terima kasih yang terdalam juga kepada Ibu Kepala Dinas Pendidkan ibu Nur Kananah, SH., Msi., di tengah-tengah kesibukannya yang luar biasa padat, beliau menyempatkan hadir memberi sambutan dan membawakan materi seminar untuk mensupport para guru dalam meningkatkan kompetensinya.

 

Terima kasih juga kepada kepala kantor kementerian Agama Sidrap Drs. H. Kaharuddin Aras, yang telah mengarahkan guru-guru yang berada di bawah naungan kemenag untuk aktif mengikuti pelatihan-pelatihan berbasis IT yang dilakukan oleh organisasi profesi seperti IGI. Kami juga berterima kasih kepada Bapak H.Syahruddin Alrif, S.IP., selaku pemateri seminar yang juga sebagai anggota DPRD Prov. Sulsel yang membidangi pendidikan. Beliau dalam paparan materinya sangat mengapresiasi langkah IGI dalam melakukan Roadshow 10.000 inovasi guru di Sulsel dan berharap agar guru tidak henti-hentinya meningkatkan kompetensinya, karena pihaknya sebagai anggota legislatif akan terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru, termasuk guru honorer.
Kami dari pengurus IGI kabupaten Sidrap, sangat bangga bisa melihat antusias guru dalam mengikuti kegiatan workshop ini.

 

Terima kasih yang terdalam kepada teman-teman panitia, yang tanpa kenal lelah, bahkan kadang begadang hingga larut malam atau bahkan tanpa tidur sekalipun demi mensukseskan acara ini. Di organisasi inilah kami melihat teman-teman bekerja kolektif dengan prinsip keikhlasan, mereka meninggalkan zona nyaman dan menanggalkan identitasnya untuk bekerja bersama mensukseskan kegiatan demi kegiatan yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia sebagai wadah untuk meningkatkan komptensi guru.

 

Terima kasih yang terkhusus kepada Bapak Kepala SMPN 2 Pangsid Bapak Agus Salen, S.Pd.,M.Si. dan Kepala SMAN 2 Sidrap Bapak Drs. Akmal, M.Pd. Dengan kebijakan mereka dan komitmennya dalam memajukan kompetensi guru di Sidrap, mereka berkenang meminjamkan gedung sekolah yang mereka pimpin untuk kami gunakan sebagai lokasi workshop.

 

Sharing and Growing Together
Together We Can
Wassalam Pengurus IGI Sidrap
TTD
Nurdin, S.Pd., M.Si. (Ketum) dan Supriadi, S.Pd., M.Pd. (Sekum)

Views All Time
Views All Time
119
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY