API 2019 UNTUK BUPATI ACEH BESAR

0
5

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali menerima penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia (API) Tahun 2019 sebagaimana tertuang dalam Surat Pemberitahuan Anugerah Pendidikan Indonesia dengan Nomor : 165/PAN-API/IX/2019 dan Surat Undangan Pemberian Anugerah dengan Nomor : 66/PAN-API/IX/2019, jumat, (20/09/2019).

Penganugerahan kepada Bupati Aceh Besar sebagai wujud apresiasi atas jasa-jasa yang telah diberikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dan dinyatakan telah memenuhi kriteria dan berhak menerima Anugerah Pendidikan Indonesia 2019 dalam Kategori Bupati.

Ikatan Guru Indonesia (IGI) dengan bangga mengundang Bapak Ir. H. Mawardi Ali selaku Bupati Aceh Besar dalam hal ini diwakili oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Dr. Silahuddin, M.Ag., untuk hadir dan menerima penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia Tahun 2019 bertempat Aren GESS, Planerry Hall Jakarta Convention Centre (JCC)- Jakarta.

Apresiasi dan pengakuan tertinggi terhadap prestasi yang dicapai selayaknya diberi kepada pribadi-pribadi unggul. Pencapaian berkat dedikasi dan perjuangan yang menorehkan prestasi yang membanggakan, membuka mata, menyentuh hati dan menjadi sumber inspirasi bagi bangsa Indonesia, dan penghargaan tertinggi patut diberikan oleh Ikatan Guru Indonesia (IG) kepada pejabat Negara dan seluruh elemen bangsa yang turut serta dalam meningkatkan kompetensi pendidikan dan guru di Indonesia.

Kadisdikbud Aceh Besar melalui handphone, kepada media mengkonfirmasi bahwa benar Bupati Aceh Besar, Ir. H. Mawardi Ali telah menerima Penganugerahan Pendidikan Indonesia tahun 2019,

‘’Penganugerahan sebagai wujud Apresiasi kepada Bupati Aceh Besar yang telah mengupayakan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, dalam hal ini di Kabupaten Aceh Besar’’.

Dr. Silahuddin didampingi Kabid GTK Disdikbud, Agus Jumaidi, M.Pd., menambahkan ‘’Terimakasih kepada Pemerintah Aceh Besar beserta jajarannya dan kepada seluruh Stakeholder yang telah bekerjasama dalam membangun dan mengupayakan peningkatan terhadap mutu pendidikan di Aceh Beasar’’, ungkap Silahuddin.

Munculnya Aceh Besar atas usulan tim internal Ikatan Guru Indonesia sesuai dengan program yang digagas pemerintah Aceh Besar Melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan dengan peningkatan Mutu dan karakter siswa melalui Sistem Pendidikan terpadu (SPT) dan juga atas dasar komitmen untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan-pelatihan dan gerakan literasi sekolah dengan mendorong guru dan siswa untuk menulis, karya puluuhan buku dari guru dan siswa sudah pernah di serahkan kepada Bupati Aceh Besar pada malam anugrah insan Pendidikan yang dilaksanakan awal september lalu.

Pada tahun 2018 lalu, Bupati Aceh Besar Ir. H. Mawardi Ali menerima Anugerah Pendidikan Indonesia 2018 kategori Kabupaten 3T (Terluar, Tertinggal dan Terisolir) yang diberikan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) pada acara Global Education Supplies and Solution (GESS) dalam rangkaian Anugerah Apresiasi Pendidikan Indonesia di Jakarta Convention Center.

Views All Time
Views All Time
19
Views Today
Views Today
1
Previous articleEKSIS TINGKAT NASIONAL UNTUK GURU DAN SISWA ACEH BESAR
Next articleCATATAN PERJALANAN STUDI TOUR KE KOTABARU-2019. Bagian 17. Makan Siang dan Rekreasi di Pantai Gadambaan
Nama :Juwita, S.Pd Tempat tanggal lahir :Aceh besar 15 Maret 1978 Tempat tugas :SDN 1 Indrapuri Hobi: membaca, menulis, dan bersih-bersih Berstatus kawin dan memiliki 1 putri dan 2 orang putra, Tinggal di Desa Lambunot, Kecamatan Simpang Tiga,Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Mengecap pendidikan Min Paya Seunara Sabang, Lalu SMP 6 Kota Sabang,SMU di Banda Aceh, Lalu kuliah D-II di STKIP Getsempena. Melanjutkan S-1 FKIP Universitas Serambi Mekkah. Menjadi guru PNS April 2006,pertama mendapat SK di SDN Mureu Indrapuri, setahun kemudian di mutasi ke SDN 1 Indrapuri sampai sekarang,,, Pengalaman selama menjadi guru,,, pernah bersama DBE-2 sebagai fasilitator Sains, Fasilitator di HKI, Guru inti di gugus, dan memfasilitasi beberapa kegiatan di UPTD. Dalam mengembangkan kompetensi pernah mengikuti guru berprestasi tahun 2014, namun hanya mendapat juara 3 tingkat provinsi. Terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu saya untuk dapat bergabung di blog.igi yang is the best,,semoga kita selalu sharing and growing together. salam satu hati guruku di Indonesia, ditangan kita ujung tombak bangsa.

LEAVE A REPLY