ASA PENDIDIKAN DITENGAH PANDEMI Oleh Ahmad Fuad Hasan, M.Pd.I*)

0
32

Webinar pendidikan dengan tema mengelola kurikulum pembelajaran dan penilaian di masa pandemi covid-19 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut sangat membantu dan mencerahkan kegamangan dari para guru termasuk kepala sekolah terkait bagaimana menerapkan dengan cermat pembelajaran dalam zona yang mengharuskan setiap orang menerapkan physical distancing, sehingga pesrta didik tetap mendapatkan hak-hak pendidikannya ditengah keterbatasan karena pandemi.

Ada beberapa hal yang memang harus dan urgen segera diwujudkan untuk memperlancar dan mempermudah dalam penerapan pembelajaran dan penilaian di tengah pandemi covid-19, diantaranya penerbitan peraturan dan petunjuk teknis penggunaan dana BOS untuk kegiatan pembelajaran dalam masa tanggap darurat. Karena meskipun sudah ada kelonggaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait penggunaan dana BOS, tetap tidak bisa dibenarkan jika peraturan secara teknis tidak ada.

Hal lain yang harus segera ditetapkan adalah aruran kurikulum yang tepat untuk diterapkan di semua sekolah, dengan prinsip tidak terlalu  membebani siswa. Batasan ini harus ada untuk menjaga kualitas dari pendidikan itu sendiri. Sehingga meskipun pembelajaran terbatas, ada target yang mampu dipenuhi di tengah pandemi, dan siswa pun benar-benar mendapatkan pembelajaran yang sesuai meskipun tidak seperti saat sebelum ada pandemi.

Pada akhirnya, semoga semua yang terlibat dalam pendidikan  mampu bersabar dalam menghadapi pandemi ini, menatap kedepan dengan pandangan positif, sehingga pendidikan di Indonesia khususnya Kabupaten Tanah Laut menjadi lebih berkualitas dan hebat.

#talahebat #covid-19 #siswaberprestasi #tetapsemangatbelajar

*) Tulisan dari peserta webinar pendidikan Disdikbud Tanah Laut, Rabu, 1Juli 2020,guru di UPTD SMPN 1 Bajuin, Kabupaten Tanah Laut,Provinsi Kalsel.

Views All Time
Views All Time
18
Views Today
Views Today
1
Previous articleTHE SCHOOL THAT WAS MOST FUN FOR ME oleh Permata Indah, Siswa SMPN 1 Lampihong, Balangan, Kalsel
Next articleSECUIL ASA DARI PANDEMI oleh Shaddha Antani MK, S.Pd *)
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY