Bagian 21. Buku ToR : Ramadhan dan Lailatul Qadar

0
8

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang mulia dan penuh dengan keberkahan karena pada bulan ini Allah swt telah menurunkan satu malam yang pahalanya sama dengan seribu bulan beribadah dibulan lainnya yaitu malam ketentuan atau dikenal Lailatul Qadar.

Sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Qadr ayat 1 – 5  yang artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr).

Betapa dahsyatnya Lailatul Qadar tersebut sehingga kita sangat dianjurkan oleh Allah untuk beribadah pada malam tersebut.  Berikut beberapa keutamaan Lailatul Qadar sesuai ayat tersebut  antara lain:

Pertama: Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan

Mujahid mengatakan bahwa yang dimaksud lebih baik dari seribu bulan adalah malam Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan, yaitu untuk amalan, puasa, dan shalat malam yang dilakukan ketika itu lebih baik dari seribu bulan.

Mujahid juga berkata bahwa lailatul qadar itu lebih baik dari 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. Pendapat ini juga menjadi pendapat Qotadah bin Da’amah dan Imam Syafi’i. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 609).

Kedua: Malaikat turun pada malam tersebut membawa keberkahan dan rahmat.

Malaikat ketika malam penuh kemuliaan tersebut turun ke muka bumi. Itu menandakan bahwa malam tersebut banyak keberkahan. Malaikat setiap kali turun tentu membawa keberkahan dan rahmat.

Sebagaimana firman Allah  yang artinya: “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. 

Ketiga: Setan tidak bisa bertingkah jahat pada malam Lailatul Qadar

Allah Ta’ala berfirman yang artinya ” Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” Yang dimaksud di sini adalah pada malam tersebut penuh dengan keselamatan. Mujahid berkata bahwa setan tidak bisa melakukan kejelekan atau mengganggu manusia pada malam tersebut. Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 610.

Ibnu Zaid dan Qotadah berkata bahwa pada malam lailatul qadar hanya ada kebaikan saja, tidak ada kejelekan hingga terbit fajar. Lihat idem, 7: 611.

Keempat: Pada malam tersebut ditetapkan takdir ajal dan rezeki. 

Ketika menafsirkan ayat terakhir, Ibnu Katsir membawakan perkataan Qotadah dan ulama lainnya bahwasanya pada lailatul qadar diatur berbagai macam urusan. Ketika itu ajal dan berbagai rezeki ditetapkan. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam ayat lainny  ” pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhon: 4).

Kelima: Keselamatan dan rahmat bagi yang menghidupkan lailatul qadar di masjid. 

Asy Sya’bi berkata mengenai ayat,nyaitu kata beliau bahwa keselamatan dan malaikat datang pada malam tersebut bagi ahli masjid, itu berlangsung hingga datang fajar (Shubuh). Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 610.“

Berbagai hadis yang mutawatir membicarakan tentang keutamaan lailatul qadar dan dijelaskan bahwa malam tersebut terdapat di bulan Ramadhan. Malam tersebut terdapat di sepuluh hari terakhir terkhusus pada malam-malam ganjil. Malam penuh kemuliaan itu tetap terus ada setiap tahunnya hingga hari kiamat. Karena kemuliaan malam tersebut, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan i’tikaf dan memperbanyak ibadah di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Dengan melakukan hal itu, beliau berharap bisa berjumpa dengan lailatul qadar.” (Taisir Al Karimir Rahman, hal. 931).

Mari kita berusaha semaksimal mungkin untuk mengikuti mengisi malam-malam pada sepuluh akhir bulan Ramadhan karena ini yang dicontohkan oleh Rasulullah saw beliau mengencangkan ikat pinggang beliau dengan memperkuat amal ibadah di sepuluh akhir bulan ini.

Disamping itu,  kita perbanyak do’a yang diajarkan oleh Rasulullah saw  saat malam-malam sepuluh akhir bulan Ramadhan tersebut yaitu Allahumma innaka ‘afuwwun karim tuhibbul’ afwa fa’fu anni”.

21 Ramadhan 1440/26 Mei 2019

Views All Time
Views All Time
15
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY