Bagian 111. BERBAGI MENULIS BERSAMA IGI BARITO TIMUR,KALTENG. Proses Registrasi dan Upacara Pembukaan Workshop

0
4

Pagi itu, Senin, 1 Juli 2019, penulis bersama dengan Ibu Diana Mulawarmaningsih berangkat dari hotel tempat kami menginap sekitar pukul 07.30 WIB dengan memakai mobil penulis menuju aula BKD Kabupaten Barito Timur. Sekitar 5 menit perjalanan dengan mobil kami sampai di tempat tujuan, Kondisi cuaca pagi itu di Kota Tamiyang Layanng, Ibukota Kabupaten Barito Timur cukup cerah, dan suasana arus lalu lintas cukup ramai dengan pengendara sepeda motor dan mobil yang berlalu lalang di jalan utama kota tersebut. Maklum, hari itu merupakan hari pasar, sehingga relatif banyak pengendara yang lalu lalang.

Sesampai di aula BKD Kabupaten Barito Timur terlihat peserta Workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku) sudah mulai berdatangan. Mereka terlihat memakai seragam yang sama, yaitu baju putih dengan bawahan hitam, tidak memakai baju bebas sebagaimana penulis lihat pada kegiatan yang pernah diikuti selama ini. Terlihat peserta sibuk melakukan registrasi di meja panitia, dan sebagian lainnya menempati kursi di dalam aula yang disediakan untuk kegiatan upacara pembukaan nantinya pada pagi ini. Selain itu, beberapa anggota panitia sibuk pula melayani dan mengatur peserta yang lumayan cukup banyak. Panitia memakai seragam baju batik dan baju putih khas IGI, serta memakai ikat kepala yang biasa dipakai oleh Suku Dayak namun dengan kain batik khas IGI. Memadukan antara seni budaya Suku Dayak dengan seragam IGI. Luar biasa.

Penulis dan Ibu Diana Mulawarmaningsih diminta oleh Panitia untuk menduduki kursi bagian kiri aula selaku narasumber kegiatan Workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku) yang segera dibuka oleh pejabat daerah setempat. Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 08.15 WIB, dan rencananya upacara pembukaan dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB, yang informasinya dari pengurus IGI Barito Timur akan dibuka oleh Bupati setempat. Penulis menduduki kursi yang disediakan untuk narasumber bersama Ibu Diana Mulawarmaningsih, yang berasal dari Katingan, Kalimantan Tengah.

Upacara pembukaan Workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku) yang diselenggarakan oleh Pengurus IGI Kabupaten Barito Timur pun mulai dilaksanakan dengan dipandu oleh pembawa acara. Hadir dalam upacara pembukaan tersebut Asisten I Sekretaris Daerah Barito Timur, H. Rusdianor, yang sekaligus mewakili Bupati, Sekretaris Dinas Pendidikan Barito Timur, Priadi, yang sekaligus pula Ketua PGRI Barito Timur.  Upacara pembukaan dimulai pada pukul 08.30 WIT dengan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh hadirin, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia oleh Ibu Wiwin Esti Wulandari,  Ketua IGI Barito Timur oleh Ibu Yuli Rinawati, yang mewakili Pengurus Wilayah IGI Kalimantan Tengah, Ibu Diana Mulawarmaningsih.

Kemudian, sambutan Kepala Dinas Pendidikan Barito Timur yang diwakili Sekretrisdan sekaligus Ketua PGRI Barito Timur, Bapak Priadi. Berikutnya, sambutan Bupati Barito Timur yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan Workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku), oleh Asisten I Sekretaris Daerah, Bapak H.Rusdianor.  Sesudah sambutan dan membuka kegiatan secara resmi oleh  yang mewakili Bupati tersebut, dilanjutkan kembali dengan menyanyikan lagu Mars IGI oleh seluruh hadiri. Upacara pembukaan tersebut diakhir dengan membaca doa bersama yang dipandu oleh Bapak Hamid dari salah satu Pengurus IGI Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Seusai upacara pembukaan sekitar pukul 09.30 WIB, dilanjutkan dengan sesi foto bersama pejabat, pengurus IGI,  narasumber,  dan peserta dengan latar belakang baliho kegiatan. Pejabat, pengurus IGI, dan narasumber duduk  di kursi yang disediakan, sedangkan peserta berdiri di bagian belakang dan samping. Pada kegiatan Workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku) ini peserta tidak membayar alias gratis, semua biaya kegiatan ditanggung oleh Pengurus IGI Barito Timur yang dananya bersumber pada APBD melalui Dinas Pendidikan Barito Timur. Kegiatan sesi foto tersebut berlangsung sekitar 10 menit, dan selanjutnya peserta kembali ke tempat duduknya masing –masing untuk menikmati makanan dan minuman ringan yang disediakan oleh panitia.

Views All Time
Views All Time
9
Views Today
Views Today
1
Previous articleCerpen Kami Anak Sungai : Bagian 12. Malunta di Sungai Martapura
Next articleBagian 112. BERBAGI MENULIS BERSAMA IGI BARITO TIMUR,KALTENG/ Kegiatan Workshop Hari I Sesi Pagi
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY