Bagian 112. BERBAGI MENULIS BERSAMA IGI BARITO TIMUR,KALTENG/ Kegiatan Workshop Hari I Sesi Pagi

0
6

Sesi pagi kegiatan Workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku) yang dilaksanakan oleh Pengurus IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin, 1 Juli 2019, dimulai sekitar pukul 09.45 WIB, seusai istirahat dari kegiatan upacara pembukaan. Pada sesi pagi ini dibuka dengan  penyampaian paparan materi  oleh Ibu Diana Mulawarmaningsih tentang apa itu organisasi profesi  IGI (Ikatan Guru Indonesia), program kegiatan IGI selama ini yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru Indonesia, dan berbagai kanal kegiatan IGI, yang salah satunya kanal SAGUSAGU (Satu Guru Satu Buku) dan SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) yang saat ini dan akan diikuti oleh peserta.

Pemaparan materi tentang IGI (Ikatan Guru Indonesia) merupakan hal yang wajib disampaikan dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh IGI di semua jenjang kepengurusan, karena tidak semua peserta kegiatan pelatihan atau workshop mengetahui dan memahami keberadaan IGI secara baik. Terlebih lagi, dalam kegiatan Workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku) yang dilaksanakan oleh Pengurus IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah ini pada umumnya belum mengetahui keberadaan dan eksistensi IGI selama ini, karena keberadaan IGI di daerah relatif baru, berbeda dengan organisasi profesi yang selama ini dikenal luas oleh kalangan guru.

Dengan adanya kegiatan Workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku) yang dilaksanakan oleh Pengurus IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah ini informasi tentang keberadaan dan eksistensi organisasi profesi guru, IGI,  yang selama ini paling aktif membina kompetensi guru di Indonesia, bahkan guru Indonesia di luar negeri dapat disampaikan secara langsung kepada banyak pihak, terutama guru itu sendiri. Selama ini IGI banyak membantu guru dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya melalui berbagai kanal kegiatan yang menyentuh langsung kepada guru, seperti kanal Workshop  SAGUSAGU (Satu Guru Satu Buku) dan SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) yang saat ini.

Selesai penyampaian materi dari Ibu Diana Mulawarmaningsih tentang apa itu organisasi profesi  IGI (Ikatan Guru Indonesia) dengan berbagai kanal dan programnya pada sekitar pukul 11.00 WB, maka dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh penulis yang berkaitan dengan motivasi menulis. Sebelum menyampaikan materi yang akan disampaikan kepada peserta, penulis terlebih menyapa dan memperkenalkan diri, karena penulis baru pertama bertemu dengan peserta dari IGI Barito Timur ini. Seusai menyapa dan memperkenalkan diri, penulis lanjutkan dengan materi tentang  “ Kebijakan Pemerintah dalam Hal Literasi (AK Publikasi dalam Kenaikan Pangkat) “.

Salah satu kendala yang membuat banyak guru tidak dapat naik pangkat ke jenjang lebih tinggi, khususnya golongan IV a  ke IV b, karena terkendaladengan tidak mampu menulis, khususnya tulisan ilmiah seperti PTK, best practices, buku, artikel/opini, dan sebagainya. Fakta dan data ketidakmampuan guru memenuhi AK (angka kredit) untuk memenuhi persyaratan kenaikan pangkat inilah yang ingin dibantu oleh IGI melalui berbagai kanal dan program pelatihan atau workshop, seperti Workshop  SAGUSAGU (Satu Guru Satu Buku) yang dilaksanakan oleh Pengurus IGI Kabupaten Barito Timur ini.

Penyampaian materi dari penulis tersebut berlangsung sekitar 45 menit, dari sekitar pukul 11.00  hingga 11.45 WIB. Sesi selanjutnya diisi dengan tanya jawab dengan peserta tentang materi yang telah disampaikan, baik narasumber sebelumnya maupun dari penulis sendiri.  Ibu Diana Mulawarmaningsih bertindak selaku moderator atau pemandu kegiatan dalam sesi tanya jawab, hingga selesai kegiatan sesi pagi sekitar pukul 12.15 WIB.

 

Views All Time
Views All Time
10
Views Today
Views Today
1
Previous articleBagian 111. BERBAGI MENULIS BERSAMA IGI BARITO TIMUR,KALTENG. Proses Registrasi dan Upacara Pembukaan Workshop
Next articleBagian 113. BERBAGI MENULIS BERSAMA IGI BARITO TIMUR,KALTENG. Kegiatan Workshop Hari I Sesi Siang
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY