Bagian 33. Buku ToR : Ramadhan dan Zakat Fitrah

0
12

Bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan meninggalkan kita dan kewajiban selanjutnya adalah mengeluarkan zakat fitrah.

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dilakukan bagi setiap muslim laki-laki ataupun perempuan, baik yang baru lahir maupun yang sudah meninggal dunia tetapi menemui bulan Ramadhan.

Zakat fitrah juga merupakan pembersihan jiwa dan badan bagi orang yang berpuasa, sehingga kewajiban mengeluarkan zakat fitrah ini mutlak dilakukan oleh orang yang berpuasa.

Perintah untuk membayar zakat ini telah jelas ada di banyak surat dalam al Quran. Salah satunya adalah pada surat al Baqarah ayat 43 yang berbunyi, “dan kerjakanlah sholat, tunaikanlah (membayar) zakat dan ruku’ lah Bersama orang-orang yang ruku’”. Selain itu, dalam surat at Taubah ayat 103 disebutkan “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka karena dengan zakat itu kamu dapat membersihkan dan menyucikan mereka”.

Dalam agama Islam, zakat tidak hanya berupa zakat fitrah saja, namun juga ada zakat mal. Perbedaannya terletak pada bentuk zat yang dibayarkan dan waktu permbayarannya. Jika zakat fitrah, maka wajib dibayar oleh orang yang masuk ke dalam golongan wajib membayar zakat fitrah untuk orang yang berhak menerima zakat fitrah di bulan Ramadhan, berupa berat 3.5 liter atau 2.7 kg beras atau makanan pokok lain yang berlaku di wilayah tersebut.

Berikut beberapa manfaat yang dapat kita ambil dari perintah zakat fitrah tersebut, antara lain :

  1. Membersihkan harta

Hal ini sudah dibahas secara singkat di atas, berdasarkan surat at Taubah ayat 103, bahwa zakat akan membersihkan dan menyucikan harta. Harus kita ketahui, bahwa harta yang kita miliki ini bukanlah sepenuhnya milik kita. Oleh karena itu, dengan menunaikan zakat, kita akan membersihkan harta yang kita miliki dari hak-hak orang lain yang ada.

  1. Sebagai penghapus dosa

Berdasarkan hadis riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah, Nabi Muhammad saw telah mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan orang yang shaum (berpuasa Ramadhan) dari perbuatan sia-sia dan dari perkataan yang keji untuk memberi makan orang miskin.

  1. Membantu para fakir miskin

Membayar zakat fitrah haruslah pada bulan Ramadhan dan paling telat adalah sebelum sholat idul fitri. Maka, dengan membayar zakat fitrah, kita telah membantu saudara kita yang kurang beruntung memenuhi kebutuhannya sehingga kita bisa bergembira bersama merayakan hari raya idul fitri.

  1. Sebagai penghapus dosa

Berdasarkan hadis riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah, Nabi Muhammad saw telah mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan orang yang shaum (berpuasa Ramadhan) dari perbuatan sia-sia dan dari perkataan yang keji untuk memberi makan orang miskin.

  1. Membantu para fakir miskin

Membayar zakat fitrah haruslah pada bulan Ramadhan dan paling telat adalah sebelum sholat idul fitri. Maka, dengan membayar zakat fitrah, kita telah membantu saudara kita yang kurang beruntung memenuhi kebutuhannya sehingga kita bisa bergembira bersama merayakan hari raya idul fitri.

  1. Mengurangi kecemburuan sosial

Sedikit berkaitan dengan poin sebelumnya, dengan menerima zakat fitrah, para fakir miskin akan tetap bisa merayakan hari raya idul fitri dengan keluarganya. Dengan begitu, mereka tidak akan merasa iri atau cemburu ketika melihat orang yang lebih mampu merayakan idul fitri karena mereka pun bisa merayakannya.

  1. Menanamkan rasa toleransi

Bagi para wajib zakat, dengan membayar zakat fitrah, mereka akan bisa menumbuhkan rasa toleransi terhadap sesama. Saat mereka menunaikan kewajiban zakat fitrah, mereka belajar untuk juga memikirkan orang lain untuk berbagi kebahagiaan. Hal ini akan melatih rasa toleransi dengan memahami bahwa tidak semua orang memiliki rezeki dan kemudahan seperti yang kita miliki.

  1. Meningkatkan rasa saling tolong menolong

Ketika seorang wajib zakat memberikan zakat fitrah kepada fakir miskin, tentunya mereka orang yang mampu akan belajar untuk menumbuhkan rasa saling tolong menolong. Mereka tidak lagi hanya memikirkan kebutuhan diri sendiri, melainkan juga berusaha untuk meringankan kesulitan orang lain.

  1. Solidaritas dan mempersatukan umat Muslim

Dengan adanya kewajiban zakat fitrah, maka ada interaksi positif antara si kaya dan si miskin, yaitu saling tolong menolong. Hal ini akan mendobrak batas antara orang kaya dan miskin, membuat mereka saling mengenal dan saling menghormati. Pada akhirnya, solidaritas dan kesatuan antara umat muslim akan semakin terbentuk kokoh.

  1. Mendapatkan keberkahan harta

Telah kita ketahui bahwa membayar zakat berarti kita membersihkan harta kita. Dengan demikian, rezeki maupun harta yang kita miliki akan lebih berkah dan diridhoi oleh Allah.

  1. Meningkatkan rasa syukur

Saat seseorang membayarkan zakat fitrah, maka dia seolah mengorbankan sebagian makanan atau hartanya untuk orang lain. Tentunya hal ini akan mengajarkannya bahwa memberi kepada orang lain adalah bentuk rasa syukur atas semua rezeki yang diberi Allah untuknya.

  1. Merasa lebih tenang

Setelah kita sudah menunaikan kewajiban kita untuk membayar zakat fitrah, maka otomatis kita akan merasakan ketenangan. Jika kita menunda, apalagi tidak membayar zakat fitrah, kita akan merasakan ketidaktenangan akibat adanya kewajiban yang kita ingkari. Namun, dengan membayar zakat fitrah tepat waktu, kita tidak lagi merasakan beban adanya kewajiban yang belum terbayar atau tanggung jawab yang belum dipenuhi sehingga ketenangan lah yang akan kita rasakan.

  1. Memberi umur panjang

Zakat fitrah merupakan zakat pribadi. Menunaikan zakat fitrah berarti juga kita menjalin silaturahmi dengan orang lain, terutama orang-orang yang kurang beruntung dan berhak menerima zakat. Maka, dari silaturahmi yang kita jalin ini Allah akan memberi umur panjang untuknya sehingga dia akan bisa menikmati nikmat yang diberikan Allah untuknya. Tidak hanya umur panjang, umur yang berkah akan juga didapatkan oleh orang yang membayar zakat.

  1. Menghilangkan sifat negatif

Saat kita menunaikan kewajiban zakat kita, kita akan memberikan sebagian harta kita kepada orang lain yang membutuhkan. Hal ini akan membuat kita terbiasa berbuat baik dengan orang lain dan terhindar dari sikap kufur nikmat. Tentu dengan begitu zakat fitrah akan menghindarkan kita dari sifat sombong, kikir dan pelit.

Demikian beberapa manfaat dan hikmah dari zakat fitrah dan zakat mal bagi orang mukmin.

29 Ramadhan 1440/04 Juni 2019

Views All Time
Views All Time
56
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY