Bagian 6.Buku PMS-Edisi Palangkaraya. BERBAGI PENGALAMAN MENULIS HARI KEDUA SESI PAGI

0
9
Peserta mengikuti kegiatan pelatigan yang dieselnggarakan IGI Kalteng

Pada sesi hari Sabtu, tanggal 10 Pebruari 2018, penulis dan Ibu DianaM,S.Ag selaku narasumber utama menjadi penyaji materi awal  hari itu. Sebelum kegiatan dimulai, aku sudah datang di tempat kegiatan ,yaitu aula LPMP Kalimantan Tengah, sekitar pukul 07.45 WIB. Suasana pagi itu di tempat kegiatan masih sepi, belum banyak peserta yang hadir, namun menjelang pukul 08.00 WIB banyak peserta yang hadir dan mengisi kursi yang telah disediakan. Ketua Panitia, Bapak Denie, M.Pd,  membuka kegiatan sesi kedua hari tu dengan basmalah, dan memberikan informasi tentang kegiatan yang akan dilaksanakan hari ini dan setelah pelatihan ini.

Kami berdua, penulis dan Ibu Diana M,S.Ag, dipersilahkan oleh panitia menempati tempat yang digunakan oleh narasumber, dan kami pun menempati tempat tersebut.

Sebagaimana hari pertama, Ibu Diana M,S.Ag, menjadi pemateri awal pada hari itu. Beliau menyampaikan materi tentang langkah-langkah menulis dan menerbitkan buku melalui tayangan powerpoin yang telah disiapkan. Ibu Diana M,S.Ag memang merupakan penulis dan anggota IGI Kalimantan Tengah yang pernah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh IGI Pusat sebagai pelatih dalam kegiatan atau workshop SABUSAKU (Satu Guru Satu Buku), dan juga beliau seorang penulis novel, dimana buku novel tersebut sudah diterbitkan menjadi buku.

Setelah selesai penyajian materi oleh Ibu Diana M,S.Ag, kini giliran penulis untuk menyampaikan pengetahuan, informasi, dan berbagi pengalaman tentang menulis. Dalam kesempatan yang kedua ini, aku menyampaikan materi tentang “ KITA ADALAH PENULIS” melalui tayangan  powerpoin yang telah aku siapkan sebelumnya. Dalam penyajian materi ini difokuskan pada bagaimana cara menulis artikel/opini yang akan dikirim dan diterbitkan di media massa cetak, baik koran ,majalah, maupun tabloit,dan sebagainya. Ada sekitar 20 menit lebih penulis memberikan informasi dan pengalaman yang disertai contoh artikel/opini aku yang sudah pernah terbit di koran, dan ditambah juga dengan buku yang pernah aku terbitkan, yaitu OPINI SANG GURU edisi 1 (2015) dan OPINI SANG GURU 2 (2017), serta  buku INOVASI PEMBELAJARAN (2017).

Kemudian, setelah kami berdua menyampaikan materi, kembali dibuka sesi tanya jawab. Penulis terkesan dan bangga dengan salah satu peserta yang bertanya denganku karena peserta yang bertanya tersebut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang sekarang menjadi pustakawan. Beliau ingin menulis dan menerbitkan dalam bentuk artikel/opini seperti penulis, tetapi katanya beliau tidak “PD” menuangkannya dan menerbitkannya menjadi artikel/opini di koran, dan untuk itulah beliau minta pendapat dan saran denganku  bagaimana cara dapat menulis dan menerbitkan artikel/opini. Penulis mencoba memberikan apresiasi dan penghargaan kepada beliau, serta membagikan pengalamanku bagaimana dapat menulis dan menerbitkan artikel/opini di koran.

Sungguh luar biasa peserta pelatihan IGI Kalimantan Tengah ini, sudah hampir pensiun dan mantan pejabat tinggi di jajaran Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah khususnya, dan Provinsi Kalimantan Tengah pada umumnya, tetapi beliau mau menyempatkan ikut dan hadir dalam kegiatan tersebut. Salut dan hormat kepada beliau, sehingga patut dicontoh oleh pemimpin atau mantan pejabat tinggi yang lainnya.

###bukuPMS###

Views All Time
Views All Time
22
Views Today
Views Today
1
Previous articleMemaknai Harkitnas di Era Revolusi Industri 4.0
Next articleBangkit Bersatu Untuk Maju : Refleksi Harkitnas 2019
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY