Bahagiakah, Anda?

0
135

Setiap orang pasti ingin hidup berbahagia. Apa sebenarnya bahagia itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bahagia adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dr segala yg menyusahkan). Perasaan bahagia ini erat sekali kaitannya dengan keikhlasan. Jika seseorang mampu menerima diri dan keadaan yang terjadi apa adanya, dia akan selalu berbahagia. Keadaan yang sebenarnya sulit, tetapi jika dihadapi dengan penuh keikhlasan, hikmah pun akan terbuka. Jika seseorang sudah bisa mendapatkan hikmah dari kejadian –baik kejadian menyenangkan maupun kejadian menyakitkan- dia akan dapat menjalani kehidupan dengan mudah dan berbahagia.

Pertanyaannya, bahagiakah Anda?  Di bawah ini terdapat sebuah kuis untuk melihat apakah kita sudah termasuk orang yang berbahagia dan mudah merasa berbahagia, atau sebaliknya. Kuis ini saya kutip dari Majalah Ummi No. 1/XXIV/Januari 2012/1433H.

  1. Setiap bangun pagi saya seringkali merasa lelah dan tidak bersemangat.
  2. Berbagai hal di sekeliling saya membuat saya merasa kecewa.
  3. Orangtua saya kurang memahami dan kurang menyayangi saya.
  4. Saya akan merasa lebih berbahagia kalau pasangan saya lebih memperhatikan saya.
  5. Kalau anak-anak lebih penurut dan rajin belajar, saya tentu tidak akan sepanik saat ini.
  6. Saya akan menjadi orang yang berbahagia bila saya memperoleh pendapatan yang lebih besar dari yang saya peroleh saat ini.
  7. Bentuk tubuh saya yang kurang ideal membuat saya kurang percaya diri.
  8. Kalau saja saya memiliki rumah yang lebih layak dan lebih besar, saya akan bahagia.
  9. Saya tinggal di lingkungan yang menurut saya menyebalkan.
  10. Kalau saya bisa masuk ke dalam lingkungan pergaulan yang lebih asyik, tentu saya akan bahagia.
  11. Orang-orang tidak menghargai dan memahami perasaan saya.
  12. Tidak ada yang membanggakan dari diri saya.
  13. Orang-orang tidak menyukai saya, saya kurang cantik/tampan dan kurang menarik.
  14. Saya menjalani hari-hari yang menyebalkan.

Apakah Anda dominan memjawab ‘Ya’ pada pernyataan di atas? Tampaknya sudah saatnya Anda mengubah cara pandang tentang kebahagiaan. Sebab kebahagiaan tidak identik dengan perolehan dan pencapaian akan sesuatu.

Views All Time
Views All Time
205
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY