Dilansir dari www.kabartujuhsatu.news, Januari 2021. Ignatius Jonan, mantan menteri SDM menulis tentang prediksi masa depan. Menurutnya , Kondisi masa depan itu bukan  “ akan terjadi”. Tapi sedang terjadi. Di Jakarta misalnya, PLN berencana akan membuat 1143 SPLU, Stasiun Pengisian Listrik Umum. Peluncuran ini untuk menyambut kendaraan berbasis listrik secara masal di Indonesia.

Hilangnya Tenaga Manusia

Dalam tulisan tersebut ada 38 poin tentang prediksi yang akan terjadi. Secara umum bisa diambil kesimpulanya bahwa listrik akan menggatikan semuanya. Hal ini akan berimbas kepada tenaga manusia. Pekerjaan manusia akan banyak digantikan oleh mesin – mesin pintar. Perlahan semuanya akan hilang. Sebagai contoh kehadiran Smartphone yang semakin hari semakin cerdas dengan berbagai kelengkapan fitur yang dimilikinya, dapat menghilangkan alat alat elektronik seperti radio,Televisi, Tape recorder, kamera  dan perangkat lainnya.

Perubahan Terjadi Lebih Cepat

Disebutkan pula  bahwa  perubahan akan terjadi sepuluh tahun  jauh lebih cepat dengan kecerdasan buatan (artificial intellegence) komputer akan menjadi lebih baik secara eksponensial.  Kesehatan,kendaraan listrik,pendidikan,percetakan 3D,agrikultur dan lapangan pekerjaan. Tahun 2030 komputer akan lebih cerdas dari manusia.  Tetapi perlu kita sadari bahwa secanggih apapun teknologi tidak akan menggatikan posisi guru. Teknologi hanyalah sebagai alat.

Becak Tenaga Surya

Ketika mendengar berita tentang kendaraan listrik dengan kecanggihannya,saya terpaksa dibuat terperangah. Tidak perlu nyetir sendiri apalagi supri ( supir pribadi ) karena kita akan memanggil mobil dengan telepon,mobil itu akan muncul di lokasi, dan siap mengantarkan kita sampai ke tempat tujuan. Nah, loh….serasa di film kan?. Tetapi ternyata itu belum seberapa. Yang membuat saya terperangah lebih dahysat bercampur bangga adalah becak bertenaga surya asli Indonesia.

Dalam benak saya kendaraan ini pasti jauh lebih canggih mengalahakan kendaraan manapun. Tak perlu tenaga ekstra untuk mengayuhnya. Kendaraan listrik tentu saja mahal. Dan tetap memelukan biaya yang tidak sedikit. Tetapi kalau beca ini menggunakan matahari, tidak perlu repot memikirkan biaya. Gratis. Saya semakin penasaran.. Bentuknya seperti apa dan rasanya bagaimana . Untuk memastikan berita tentang becak bertenaga surya ini, saya menemui abang becak yang mangkal di sekitar Malioboro. Setelah saya tanyakan, ternyata memang benar ada becak bertenaga surya. Senang bercampur bingung. Karena yang saya lihat semuanya sama. Becak pada umumnya. Kecuali beca dimodifikasi dengan motor jadilah bentor (Beca motor ). Akhirnya abang beca tadi menjelaskan bahwa yang dimaksud beca tenaga surya itu Beca yang dibawa oleh Mas Surya. Yang mengayuhnya Mas Surya jadilallah beca bertenaga surya…oalaaaaaaaaaahhhhh…gubrakksss!!!

Semoga bermanfaat. Salam literasi.

Sukabumi, 1 Maret 2021

 

Views All Time
Views All Time
20
Views Today
Views Today
2

LEAVE A REPLY