Belajar Itu Sepanjang Hayat

0
10

“Belajar bisa di mana saja, belajar bisa dilakukan kapan saja tidak ada batasan ruang dan waktu”.

Bahwa dalam kenyataan kehidupan sehari-hari memperlihatkan manusia itu belajar di sepanjang hidupnya, meski dengan cara dan proses yang berbeda-beda. Proses Pendidikan Sepanjang Hayat dapat dilakukan melalui pendidikan formal, pendidikan informal dan pendidikan nonformal. Memberi kesempatan kepada semua orang untuk mencari ilmu sesuai dengan miat dan bakat masing-masing.

Dengan membelajarkan anak dilingkungan sekolah dengan tidak bosan-bosannya guru mengajarkan dan memberi contoh siswa untuk selalu belajar dan berdoa. Guru selalu mengingatkan kepada siswa dan juga berpesan bahwa belajar maupun nanti jika kalian sudah bekerja harus dengan niat beribadah. Long Life Education harus ada niat dan tekad yang bulat bahwa kita harus belajar dan belajar, kegiatan keagamaanpun dinamakan belajar, belajar membaca dan mengartikan ayat-ayat dalam Al-Quran juga mencari ilmu.

Penerapan pembelajaran sebagai masukan guru menyampaikan cerita kepasa siswa contoh keluarga teladan yaitu drama berseri kisah keluarga cemara. Drama ini diputar pada tahun 90-an. Ada suatu cerita warga baru di desa kami, pada suatu hari keluarga cemara sedang bercengkerama bersama tetangga kiri dan kanan di kebun belakang, lengkaplah kebahagiaan keluarga itu karena sambutan dari tetangga kiri dan kanan sangatlah baik. Mereka saling memperkenalkan keluarga masing-masing dan terlihat anak sulung Si Euis sedang mengajari adiknya yang bernama Agil belajar matematika. Sedangkan Ara membantu Emak menyiapkan minuman buat hidangan tamu-tamunya.

Guru memulai pebelajaran dengan melakukan apresiasi dengan bercerita dan tentu saja menyampaikan isi pembelajaran pada tema yang sedang dibahas. Untuk selanjutnya sebagai tugas kepada anak-anak yaitu menyusun skenario drama semampu yang dikuasai siswa dan Guru sebagai fasilitatornya. Kali ini guru untuk sementara tidak membagi kelompok belajar. Dengan demikian siswa diharapkan sudah mampu menggunakaan bahasa Indonesia dengan baik, Ilmu Pengetahuan Sosial, Matematika dengan tugas menghitung berapa orang dalam drama itu.

Yuk mengajar budi pekerti dengan baik dan menyemangati siswa untuk selalu dan selalu belajar sepanjang hayat.

Views All Time
Views All Time
22
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY