Berbaik Sangkalah KepadaNYA Sobat

0
18

Hidup ini adalah anugerah dari Sang Maha Pencipta yang wajib kita syukuri. Karena dengan kesempatan ini kita sebagai manusia harus menggunakan kehidupan ini sebaik – baiknya.

Mau tidak mau, suka ataupun tidak suka waktu  terus berjalan sesuai ketetapanNYA. Seiring berjalan waktu dan tidak terasa sudah lebih kurang tiga belas tahun aku bergabung di SDS IT Mutiara Duri Riau dan ini adalah rumah kedua bagi diriku.

Disini aku menemukan arti sabar yang sesungguhnya melalui anak didikku yang comel, imut serta lucu tingkah lakunya. Disini aku menemukan arti silaturrahmi yang terjalin mesra dan indah diantara guru dan orang tua murid. Disini pula aku menemukan arti persahabatan serta hangatnya kekeluargaan yang dicerminkan oleh setiap orang yang telah bergabung di SDS IT Mutiara Duri Riau.

Setiap makhluk yang hidup di dunia ini hanya menjalankan kehidupannya sesuai qadha dan qadar dari Sang Maha Pencipta. Inilah garis hidup yang harus dilalui oleh setiap makhluk hidup dan tidak pernah bisa dipungkiri oleh siapapun.

Keluarga adalah pondasi awal pembentukan karakter anak. Bagaimanapun bagusnya sebuah pendidikan jika tidak di dukung dalam keluarga tidak akan berjalan sesuai harapan semua orang. Setiap orang yang telah berkeluarga pasti mendambakan hadirnya seorang anak di dalam keluarganya.

Namun saat ini sangat di sayangkan karena banyak dilihat dan di dengar dari media massa, televise ataupun dunia maya bahwa banyak orang diluar sana yang membuang serta tidak menginginkan hadirnya seorang anak dalam kehidupannya  sementara di lain sisi banyak keluarga yang telah bertahun – tahun menikah serta mendambakan seorang anak akan lahir dalam kehidupannya namun sampai saat ini belum diberikan kesempatan oleh Sang Maha Pencipta.

Aku dan beberapa temanku  termasuk orang yang belum beruntung tentang hal ini. aku yakin dan percaya pasti Sang Maha Pencipta mempunyai rahasia yang sangat besar untuk diriku dan keluarga kecilku.

Anak merupakan anugerah terindah yang bisa dipersembahkan oleh seorang istri kepada suami tercintanya meskipun sampai saat ini aku dan beberapa teman belum bisa mempersembahkan untuk suami kami masing – masing. sebagai manusia lemah kadang aku bisa menyikapi hal ini namun ketika rasa sedih itu hinggap di relung hatiku yang paling dalam,  hanya bulir bening putih itu yang mengalir disudut mataku yang indah.

Aku selalu berusaha menekan rasa itu jauh di lubuk hatiku yang paling dalam agar tidak ada kesedihan yang terpancar di wajahku  karena aku tidak ingin siapapun tahu tentang kesedihan yang aku alami terutama suami tercinta serta teman yang selalu berbagi tawa dan canda di sekolah.

Ketika aku mengetahui dari dokter tentang keadaanku maka sedih rasanya hati ini namun saat aku mendengar khabar dari sobatku sendiri kembali rasa sedih itu hinggap di relung hatiku yang paling dalam. Ternyata kesedihan yang aku alami  belum ada artinya ketika dibandingkan dengan kesedihan sobatku sendiri.

Betul kata pepatah yang mengatakan bahwa diatas langit masih ada langit. Ketika aku merasakan kesedihanku yang teramat dalam namun saat aku mendengar kesedihan yang lebih mendalam lagi dari  sobatku sendiri.

Sobat….aku merasa dirimu begitu tegar dengan semua masalah yang saat ini menghampirimu. Ketika kemaren aku masih melihat senyuman yang mengembang dipipimu saat bertandang ke rumahmu. Aku yakin dan percaya bahwa kita mampu melalui hari – hari yang sulit ini semua  dengan tawadduk kepadaNYA.

Semoga semua doa kita yang tertunda suatu saat akan terasa indah ketika Sang Maha Pencipta memberikan kesempatan untuk keluarga kecil kita. Mis u sobat tetaplah tersenyum meskipun beribu kesedihan yang hinggap di relung hati terdalammu……aku akan selalu bersamamu sobat…….

Views All Time
Views All Time
95
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY