Budaya telat??

0
59

Memang perlu ditelaah secara mendalam tentang budaya telat ini. Ada istilah jam karet yang sangat terkenal. Ada kebiasaan menulis jam kegiatan dibuat lebih awal walaupun sebenarnya sudah maklum kalau jam seperti itu susah untuk ditepati. Seakan ada kesepakatan dan sudah membudaya.

Seperti hari ini. Pembukaan yang semestinya dimulai pukul 08.30 wita telat lagi. Banyak penyebabnya. Ada peserta workshop yang baru datang karena dari luar kota. Ada tamu undangan yang mesti ditunggu kehadirannya. Termasuk saya juga terlambat karena harus ke kantor dulu untuk absen pagi dan melayani beberapa tamu yang datang pagi-pagi.

Sebenarnya budaya telat ini bisa diperbaiki. Hal mendasarnya adalah perlu dibentuk kemampuan memanajemen waktu. Kemampuan ini sangat sulit ditetapkan karena kita selalu dalam kondisi yang sulit bila berhadapan dengan masalah ini. Apalagi budaya kita sebagai orang timur yang tidak mungkin mengusir tamu kita sendiri.

Alternatif lain adalah mencoba menerapkan disiplin waktu dalam melaksanakan satu kegiatan. Kalau sudah waktunya maka laksanakan sesuai rencana. Sedikit demi sedikit hal ini akan bisa merubah budaya telat itu. Semoga.

Ditulis oleh: H. HAIRANI FAUZI

 

 

Views All Time
Views All Time
59
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY