CARA BELAJAR EFEKTIF DENGAN MENGHAFAL

1
91

Siswa-siswa sekarang jarang yang memiliki kemampuan mengungkapkan kemampuan dirinya di hadapan teman-teman atau di hadapan guru, karena kemampuan akan menghafal materi sangat terbatas. Jangankan menghafal, membaca saja sangat terbatas, mereka lebih suka membuka hp atau android daripada membuka buku pelajaran atau buku perpustakaan lainnya (bukan untuk belajar).

Banyak ahli pendidikan mengatakan bahwa menghafal merupakan cara belajar yang tidak baik. Mereka lebih menonjolkan strategi-strategi baru dan jitu untuk mengajar di depan kelas dengan berbagai aktivitas. Padahal menghafal merupakan metode lama yang sangat baik untuk mendalami materi pelajaran. Contoh : Seseorang dapat menghafal Kitab Al Qur’an 30 Juz. Dapat dibayangkan betapa sulitnya belajar menghafal kitab setebal itu dengan bahasa yang asing, tetapi bisa. Hal tersebut dapat terjadi karena dilandasi dengan kesungguhan membaca berulang-ulang, penuh konsentrasi setiap saat, mengingat terus menerus serta keimanan yang kuat. Apabila semangat belajar semacam itu diterapkan dalam KBM sangat mungkin terbentuk pelajar-pelajar handal, mandiri, tidak mudah goyah dengan gemerlapnya teknologi

Kelebihan menghafal dibanding metode lainnya dalam belajar :

  1. Seseorang akan membaca beberapa kali, bahkan berkali-kali hingga seseorang hafal benar materi yang dipelajari baik nama buku, judul, halaman, dan referensi yang dibutuhkan.
  2. Melatih siswa untuk konsentrasi belajar. dengan penuh konsentrasi belajar akan lebih maksimal dalam menguasai materi yang dipalari. Bandingkan dengan belajar hanya dengan melihat tayangan sesaat materi melalui presentasi.
  3. Seseorang yang biasa belajar dengan menghafal akan mampu menceritakan kembali materi-materi yang dipelajari meski telah lama berselang waktu
  4. Memudahkan seseorang mengungkapkan, menulis kembali materi yang dihafalnya
  5. Melatih otak untuk selalu aktif bekerja sehingga memperkuat kemampuan penggunaan otak secara maksimal untuk berpikir dan mengambil keputusan ketika dihadapkan pada suatu permasalahan, sehingga dapat menjauhkan dari kepikunan.
  6. Melatih kesabaran, ketekunan, karena untuk menghafal materi seseorang perlu sabar dengan membaca dan mengingat berulang-ulang
  7. Meningkatkan daya ingat dan kecerdasan seseorang.
  8. Seseorang yang selalu belajar dengan menghafal maka banyak pengetahuan yang dimiliki dan sangat bermanfaat bagi dirinya sebagai bekal hidup di masa yang akan datang baik sebagai bahan introspeksi, penyelesaian masalah, maupun sebagai dasar untuk berinovasi dan berimprovisasi guna mencapai kemajuan yang lebih tinggi.

Masih banyak lagi manfaat, maskipun ada beberapa kelemahan belajar dengan cara menghafal. Tetapi bukan berarti cara menghafal terus ditinggal begitu saja, karena banyak manfaat yang dapat kita petik. Hanya saja cara belajar tersebut membutuhkan waktu lebih lama dibanding dengan belajar melihat sebuah presentasi, diskusi, dan metode lainnya. Judul tersebut diposting karena penulis sering menjumpai siswa yang tidak memahami sama sekali materi yang dipelajari, bahkan tidak sedikit siswa yang tidak mengenal gurunya, memprihatinkan sekali. Dengan pendapat tersebut bukan berarti penulis anti modern, melainkan dalam memodernisasi pendidikan hendaknya kita harus selektif dan preventif, mengembangkan yang positif dan meninggalkan yang negatif, sehingga tidak mengulang kegagalan.

Artikel lain :

Pembangunan dan Dampaknya

 

Views All Time
Views All Time
256
Views Today
Views Today
1
Previous articleKembangkan GURITA di Sekolah
Next articleGuru Harus Pandai Bercerita
Lahir di Kebumen, Jawa Tengah. Pendidikan S1 IKIP Semarang. Kota singgah : Kebumen (1982-1985), Bogor (1981), Semarang (1986-191), Jakarta (1985, 1992), Lampung (1985) Bengkulu (1991), Makasar, Balikpapan, Tarakan, Bulungan (Kalimantan Timur 1991), Malang (2017), Yogyakarta (2018). Adventure : 1. Hutan lindung Bengkulu 1991, Sepeda motor pulang pergi : Purbalingga-Jakarta (2002), Purbalingga-Bandung (2012-2016), Purbalingga-Semarang (2012-2018), Mengelilingi Gunung Slamet melalui Pratin - Guci - Bumi Jawa- Bumi Ayu- Baturaden - Purbalinga - Pratin.(2017). Mengajar tahun 1985 di SD Kretek 1 Kebumen (1985), SMP Muhamadiyah Ayah, Kebumen (1986), SMP PGRI Sempor, Kebumen1993-1995), SMP N 2 Bukateja (1996-2014), SMK N1 Bukateja, Purbalingga ( 2014-sekarang).

1 COMMENT

LEAVE A REPLY