TERNYATA, PERUBAHAN ITU BENAR ADANYA. Bagian 4. Menguatkan Hati, Meneguhkan Bakti

0
8

Menjadi sebuah jalan atau mungkin lebih tepatnya takdir, penulis menjadi bagian dari birokrasi yang mengembang amanat mengelola pendidikan secara lebih luas dari sekedar sekolah sebagai unit pendidikan terdepan. Selama ini penulis tidak pernah membayangkan menjadi bagian dari birokrasi yang cenderung mengurus keuangan, anggaran, dan administrasi.

Tentu saja, penulis sadar diri karena jalur pengabdian menjadi guru sudah menjadi pilihan hidup untuk mengabdi kepada bunda pertiwi. Semakin jauh masuk dan bahkan menjadi pilihan hidup yang mendarah daging, menjadi pola pikir dan pola tindak, dan kemudian berubah 180 derajat. Meski tetap dalam ranah dunia pendidikan, namun beda persepsi dan strategi pendekatannya, dan demikian pula dengan luas ruang lingkupnya.

Pemahaman dan orientasi kerja pun jauh berbeda. Kini, penulis mengemban amanah menjadi pelayan bagi banyak sekolah yang berhubungan dengan masalah yang tidak jauh-jauh dengan dunia pendidikan, bahkan dapat dikatakan salah satu urat nadi pendidikan itu sendiri, yakni kurikulum dan penilaian. Bersyukurnya lagi,  penulis diberikan amanah menjadi pelayan bagi banyak orang, yang mana tugasnya pun sedikit banyaknya sudah cukup banyak diketahui dan pernah dijalani.

Hadapi dan segera beradaptasi menjadi suatu cara dan upaya menguatkan hati dalam mengisi hari-hari pertama di jalur yang baru. Banyak mendengar, banyak melihat, banyak membaca situasi lingkungan kerja baru, dan tentunya juga banyak menjalin silaturrahim dan relasi dengan lingkungan baru dengan rutinitas dan irama kerja yang baru pula. Hari-hari pertama di lingkungan kerja baru terasa ‘singkat’, karena banyak tugas yang harus segera diekskusi, sebab sudah terlalu menunggu pelayan sebagai pengganti.

Hati mulai dapat menerima kondisi yang baru yang tidak pernah disangka-sangka sebelumnya, maka langkah untuk meneguhkan dan memantapkan hati harus segara dilakukan secara cepat dan penuh hati-hati. Malang tidak dapat ditolak, untung tidak dapat diraih. Begitulah kiranya kondisi dan situasi yang penulis rasakan pada hari-hari pertama menjalani jalur baru. Hati memang tidak mudah untuk dikelabui, namun semua dipendam dulu agar tidak membuat banyak pihak berprasangka yang tidak-tidak.

Dunia memang terus berputar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Sang Pencipta, Allah Subhanahu wata’ala. Kondisi tersebut seperti  tidak beda jauh dengan apa yang dialami oleh penulis.  Terlepas dari semua itu, penulis harus segara ‘bangkit’ guna menata tugas yang harus segera diselesaikan untuk mengejar waktu yang telah berlalu tanpa kegiatan. Penulis menyadari sepenuhnya, bahwa tanggung jawab baru harus dilaksanakan dengan segera dan sepenuh hati dan jiwa raga. Teguhkan tekat, mantapkan niat, dan kobarkan semangat agar tidak terlambat.

 

###curhat2019###

 

Views All Time
Views All Time
10
Views Today
Views Today
1
Previous articleTERNYATA, PERUBAHAN ITU BENAR ADANYA. Bagian 3. Berani Bersumpah, Berani Melangkah
Next articleCATATAN BERBAGI DENGAN GURU UPTD SMPN 1 BATU AMPAR
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY