CATATAN BERSAMA KELUARGA BESAR PADA PERGANTIAN TAHUN. Bagian 1. Kehadiran Keluarga di Rumah

0
14

Sebelumnya, melalui grup whatsapp Keluarga MTP” , sudah dikabarkan bahwa adik-adik penulis yang tinggal di Martapura, Kabupaten  mau berlibur tahun baru 2020 di rumah penulis di Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Mereka akan berangkat bersama pada Selasa, 31 Desember 2019, dan oleh sebab itu, isteri penulis yang berada menyiapkan segala sesuatunya untuk keperluan selama adik-adik penulis berada di rumah penulis. Salah satunya yang disiapkan oleh isteri penulis membeli jagung guna nanti malam tahun baru dibakar.

Berdasarkan informasi adik penulis melalui pesan pada grup whatsapp “Keluarga MTP”bahwa yang akan berangkat ke rumah penulis, selain adik-adik penulis juga adik sepupu penulis yang datang dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Mereka akan menggunakan mobil adik penulis dan 2 (dua) buah sepeda motor.  Ada sebanyak 4 keluarga yang akan ke rumah penulis, 3 adik  dan 1 sepupu penulis. Mereka datang bersama suami, isteri, serta anak-anaknya.

Sekitar pukul 15.30 WITA, penulis menghubungi isteri yang ada di rumah untuk menanyakan apakah keluarga dari Martapura sudah datang. Menurut informasi penulis bahwa keluarga masih belum ada yang datang, baik yang pakai mobil atau sepeda motor.  Namun demikian, menurut informasi dari adik penulis bahwa mereka tetap akan ke rumah penulis, hanya waktunya mungkin pada sore hari. Maklum, lama perjalanan dari Martapura ke rumah penulis di Pelaihari sekitar 1,5 jam, baik memakai mobil maupun sepeda motor.

Seusai melaksanakan Shalat Ashar di Masjid Annur Komplek Gagas Permai Pelaihari, yang jaraknya sekitar 300 meter dari kantor penulis, kembali penulis menghungi melalui chat whasapp menanyakan  apakah keluarga penulis sudah ada yang sampai di rumah, dan dari pesan balasan isteri penulis bahwa keluarga dari Martapura juga masih belum ada yang datang. Namun, berdasarkan pesan secara pribadi oleh salah satu adik kepada isteri penulis, bahwa mereka masih dalam perjalanan ke Pelaihari.

Sekitar pukul 17.00 WITA penulis pulang dari kantor, dan sesampai di rumah keluarga penulis sudah ada datang dari Martapura yang menggunakan mobil, sedangkan yang menggunakan sepeda motor masih dalam perjalanan. Sementara itu, isteri penulis dibantu keluarga yang baru datang dari Martapura sedang menyiapkan masakan untuk persiapan makan malam dan sebagainya, termasuk membersihkan jagung yang akan dibakar nanti malam.

Menjelang Magrib, keluarga penulis dari Martapura yang menggunakan sepeda motor datang pula. Dengan demikian, lengkap sudah keluarga penulis yang mau ke rumah. Ada 3 (tiga) adik penulis yang datang bersama isteri, suami, dan anak-anaknya, serta sepupu dari Palangkaraya bersama anaknya pula. Rumah penulis menjadi ramai dan tentu juga sesak dengan adik-adik dan keluarganya, sehingga rumah penulis yang relatif kecil nyaris penuh dengan keluarga dari Martapura untuk berlibur tahun baru 2020.

Memang selama ini penulis tidak pernah liburan tahun baru ada di rumah, karena penulis bersama keluarga berlibur di rumah orangtua atau keluarga di Martapura, dan hanya libur tahun baru 2020 ini ada di rumah sendiri bersama isteri dan anak-anak. Oleh sebab itulah adik-adik dan keluarga dari Martapura yang datang berlibur tahun baru 2020 ke rumah penulis, dan kemudian mau berwisata ke objek wisata Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut, yang berjarak sekitar 25 kilometer dari rumah penulis.

 

Views All Time
Views All Time
29
Views Today
Views Today
1
Previous article💰 Mendidik Merupakan Harta Simpanan Berharga 💰
Next articlePelaksanaan Upacara HAB Depag Ke 74 Kemenag NTB di Lapangan Lanud Zam-Zam Mataram
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY