CATATAN BIMBINGAN ONLINE WORKSHOP MENULIS ARTIKEL II-2018. Bagian 30. Mengarsifkan Hasil Tulisan

0
23

Kembali penulis membuka kegiatan bimbingan online bagi peserta Workshop Menulis Artikel II-2018, yang diselenggarakan oleh Pengurus IGI Tanah Laut, pada Jumat, 31 Agustus 2018, pada pukul 19.14 WIT, yang isinya “  DARI TULISAN KE -1 HINGGA  1.111, SETAHUN BERSAMA BLOG IGI. https://blog.igi.or.id/dari-tulisan-ke-1-hingga-1-111-setahun-bersama-blog-igi.htm“, dan pukul 19.18 WIT, yang isinya “  Assalamualaikum  warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam ibu dan bapak GURU HEBAT, peserta Workshop Menulis Artikel II-2018, yang diselenggarakan oleh Pengurus IGI Tanah Laut. Semoha semuanya dalam keadaan sehat wal afiat dan  selalu dalam lindungan Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamin ya robbal alamin…”.

Penulis melanjutkan mengirim pesan pada pukul 19.20 WIT, yang isinya “  Sebelumnya, ada kami kirim update data dari blog IGI, dan sebuah tulisan dari blog IGI yang kami kirim beberapa waktu sebelumnya, guna memperingati setahun bersama blog IGI...”, dan pukul 19.22 WIT, yang isinya “   Bagaimanaibu dan bapak GURU HEBAT? ...”.  Lalu, Asna Darmawati menanggapi pesan penulis dengan mengirim pesannya pada pukul 19.36 WIT, yang isinya “  Wa’alaikum salam wr.wb. “, dan Mulyani, yang mengirim pesannya pada pukul 19.39 WIT, yang isinya “  Waalaikumusalam wr.wb.” , serta Edy Nugroho, yang mengirim pesannya pada pukul 19.40 WIT, yang isinya “ Waalaikumusalam wr. wb…. Selamat ulang tahun IGI semoga selalu berperan dalam meningkatkan kompetensi guru dan semakin jaya…” .

Selanjutnya, penulis mengirim pesan lagi pada pukul 19.44 WIT, yang isinya “  Topik pembicaraan dan dikusi kita malam ini tentang ”  MENGARSIFKAN HASIL TULISAN” Hasil aktivitas menulis kita yang berupa tulisan, apakah itu artikel, puisi, cerpen, atau bentuk tulisan lainnya, hendaknya disimpan atau diarsifkan dengan sebaik-baiknya, karena tulisan tersebut merupakan karya intelektual kita. Secara administrasif, tulisan itu merupakan salah satu dokumen pribadi kita yang harus disimpan dan diarsifkan dengan sebaik-baiknya, apakah yang berbentuk softcopy maupun hardcopy”, dan “ Urusan menyimpan atau mengarsifkan tulisan hasil aktivitas kita menulis terkadang kurang diperhatikan dengan baik, terkadang kita  menganggap remah urusan mengarsifkan dokumen penting, seperti hasil tulisan kita. Ketika kita memerlukan hasil tulisan yang pernah dihasilkan, kita repot mencari barangnya karena lupa dimana menyimpan dokumen tulisan tersebut. Bahkan yang lebih parah lagi, dokumen hasil tulisan kita tersebut dibuang atau terbuang ke tempat sampah karena dianggap barang bekas yang tidak diperlukan lagi”.

Kemudian, penulis mengirim kembali pesan pada pukul 19.55 WIT, yang isinya “  Menurut pengalaman penulis selama ini, tulisan artikel yang telah dimuat atau diterbitkan koran sejak tahun 2013 lalu,  penulis arsifkan dalam satu bundel, bahkan pada beberapa  tulisan artikel tersebut dibuatkan  figuranya sehingga dapat dipajang sebagai hiasan di rumah dan kantor tempat penulis bertugas. Dalam bentuk lain, penulis pada tahun 2015 membukukan tulisan artikel yang pernah dimuat atau diterbitkan koran dalam sebuah buku yang diberi judul “ OPINI SANG GURU” edisi pertama, dan tahun 2017 dengan judul “ OPINI SANG GURU” edisi kedua”, dan pukul 19.56 WIT, yang isinya “   Bagaimana Ibu dan Bapak GURU HEBAT? “.

Maimatur Rodiyah turut menanggapi pesan yang penulis kirimkan pada awal kegiatan bimbingan online malam ini dengan mengirim pesannya pada pukul 20.53 WIT, yang isinya “  Waalaikum Salaam,, “. Dengan adanya sesuatu kegiatan penulis keluar rumah, maka kegiatan bimbingan online malam ini diakhiri pada pukul 21.00 WIT.

###1013###

Views All Time
Views All Time
161
Views Today
Views Today
1
Previous articleDARI TULISAN KE -1 HINGGA 1.111, SETAHUN BERSAMA BLOG IGI
Next articleMengubah Android Menjadi Papan Tulis Interaktif
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY