CATATAN BIMTEK BEDAH SKL UJIAN NASIONAL . Bagian 5. Mata Pelajaran Bahasa Inggris Hari Kedua

0
24

Kegiatan bimtek (bimbingan teknis) bedah SKL (Standar Kompetensi Lulusan) dan kisi-kisi UN (Ujian Nasional) bagi guru mata pelajaran Bahasa Inggris SMP dan MTs se Kabupaten Tanah Laut  hari kedua berlangsung kembali pada Jumat, 7 Pebruari 2020. Kegiatan tersebut bertempat di aula SKB Pelaihari sebagaimana hari pertama sebelumnya. Dalam membimbing peserta bimtek tersebut dibimbing oleh Aridyah Niken Harjanti, M.Pd selaku narasumber mata pelajaran Bahasa Inggris yang berasal dari Bantu, D.I Yogyakarta.

Pada hari kedua kegiatan bimtek bedah SKL (Standar Kompetensi Lulusan) dan kisi-kisi UN (Ujian Nasional) bagi guru mata pelajaran Bahasa Inggris tersebut pada sesi pagi hari diawali dengan materi motivasi kerja guru dengan menayang  video dan simulasi strategi mengajar dengan hati penuh dedikasi melayani siswa semaksimal mungkin. Kemudian, narasumber melakukan review materi hari pertama dengan quiz untuk checking penguasaan peserta bimtek pada materi hari pertama. Narasumber juga membuka kesempatan kepada peserta untuk berbagi atau sharing strategy sukses UN dengan berbagi teknik mengajar yang efektif membantu siswa sukses menghadapi UN.

Pendalaman materi menjadi sesi berikutnya yang disajikan oleh narasumber, Aridyah Niken Harjanti, M.Pd . Menurut narasumber bahwa soal UN  Bahasa Inggri  terbagi dalam 3 (tiga) tipe, yaitu tipe fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan. Pertama. Tipe soal UN  fungsi sosial mencakup 8 (delapan) tipe soal dengan sebanyak 20 (duapuluh) items. Kedua tipe struktur teks mencakup 7 (tujuh) tipe soal dengan sebanyak 20 (duapuluh) items soal. Ketiga. Tipe  unsur kebahasaan yang meliputi 4 (empat)  tipe soal dengan  sebanyak 10 (sepuluh) items soal. Dilanjutkan dengan pendalaman tips and tricks dalam menjawab soal UN (per tipe soal) dengan merujuk pada soal UN 2019.

Dalam rangka memberikan pengetahuan tentang PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) dan penyegaran  kepada peserta, Aridyah Niken Harjanti, M.Pd selaku narasumber juga menayangkan ice breaking yang berhubungan dengan Bahasa Inggris dan karakter mulia, pemberian motivasi dalam Bahasa Inggris untuk siswa,  bimbingan dalam pola pengelolaan kelas seperti dengan melakukan berdiri, bersihkan laci, bentuk formasi, pastikan kelas rapi, rapikan diri, segarkan jasmani, dan sucikan hati,

Kegiatan bimtek bedah SK dan kisi-kisi UN dilanjutkan kembali pada sekitar pukul 14.00 WITA dengan agenda  melakukan refleksi oleh narasumber.Adapun hasil hasil refleksi tersebut antara lain berkaitan dengan menentukan strategi yang tepat untuk membantu peserta didik siap dan sukses mengikuti UN 2019-2020. Stretegi tersebut sebagai berikut : (1) Pahami SKL/kisi-kisi UN; (2) Pahami model/ bentuk soal UN sesuai kisi-kisi; (3) Kenali stem soal dan jenis teks serta temanya; (4) Temukan cara menentukan jawaban yang tepat untuk tiap bentuk soal; (5) Susun latihan soal yang standar (sesuai kisi dan kaidah penyusunan soal HOTS); dan (6) Latih peserta didik dengan soal –soal standar secara otomatis (one in once).

Dalam rangka mencapai keberhasilan dan kesuksesan, narasumber memberikan ‘kunci’ sukses sebagai berikut yaitu : (1)Willingness to read; (2) Focus on the familiar words; dan (3) Find the supporting idea. Selain itu narasumber juga menjelaskan penyebab malas membaca, yaitu : (1) tema  tidak  menarik; (2) tidak ada pamrih atau  tujuan yang diharapkan; (3) situasi kelas yang tidak mendukung ( panas, kotor, gelap); dan (4) teks terlalu panjang. Sedangkan solusi untuk mengatasi malas membaca tersebut antara lain : (1) Tema yang tidak menarik tidak bias dihindari hal ini bias diatasi dengan meminta peserta didik mencarit eks yang sesuai dengan minat mereka atau hal-hal yang sedang menjadi  trending topic; dan (2)Adakan tujuan atau pamrih. Berikan penghargaan berupa sesuatu yang menarik, misal berupa barang.  Selain itu,  dalam rangka mengatasi situasi kelas yang tidak mendukung atasi  dengan 7 (tujuh) keajaiban , yaitu : (1)Berdiri; (2) Bersihkan laci,; (3)Atur formasi; (4) Pastikan kelas rapi; (5) Rapikan diri; (6) Segarkan jasmani (lakukan ice breaking); dan (7) Sucikan hati (ajak refleksi dan berdoa).

Dalam upaya mengatasi teks yang terlalu panjang, narasumber memberikan solusinya dengan hal-hal sebagai berikut, yaitu : (1) Fokus pada kata yang dikenal; (2)Cari supporting idea dalam teks; (3)Tumbuhkan keinginan membaca dengan cara;  berikan dan ingatkan terhadap tujuan jika bias membaca dan bisa menjawab soal,serta beri teks yang menarik. Sedangkan terkain dengan strategi membahas dan menjawab  soal, narasumber memberikan tips sebagai berikut: (1) Lakukan one in once : 1 jenis teks untuk beberapa soal dalam 1 kali pertemuan; (2) Lakukan in group : window shopping: (3) Lakukan  in pairs : berpasangan; (4) Lakukan secara individu; dan (5) Siapkan yell, yell.

Seusai penyajian materi dilanjutkan acara perpisahan internal peserta kegiatan bimtek bedah SKL mata pelajaran Bahasa Inggris di aula SKB Pelaihari. Selanjutnya,  sekitar pukul 15.45 WITA mengikuti prosesi upacara penutupan kegiatan bimtek bedah SKL bersama peserta dari mata pelajaran Bahasa Indonesia di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut pada pukul 16.00 WITA.

 

Views All Time
Views All Time
23
Views Today
Views Today
1
Previous articleCatatan Musyawarah Guru PAI dan Bahasa Arab MA Kabupaten Tanah Laut
Next articleCATATAN BIMTEK BEDAH SKL UJIAN NASIONAL . Bagian 6. Upacara Penutupan Bimtek Bedah SKL
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY