Catatan Diklat PAS 15 Banjarbaru. Part 3. Menjadi Ketua Kamar

0
8

Setelah terbentuk kelompok dengan masing-masing texline, kelompok kami bernama dengan istilah Kamar SNI “Santri Nasional Islami” dengan texline “Santri Nyaman, Kamipun Tenang”.

Sebelum itu dilakukan trainer menyuruh kami masing-masing untuk mencari pasangan berdua-dua sambil seacara bergantian untuk melakukan pejetan melalui suit siapa yang menang dia yang dipejet.

Setelah itu dengan hitungan 3, setiap orang menunjuk temannya dikamar yang dipercaya untuk menjadi ketua kamar dan dengan hitungan 1,2 dan 3 ternyata penulis dipercaya menjadi ketua kamar SNI.

Usai pemilihan ketua kamar, kami disuruh untuk membikin yel-yel kamar agar menjadi serentak dan penuh makna. Karena yel-yel paling tidak ada 3 unsur, yaitu nilai, nama dan semangat dari kelompok nya.

Setelah lama berdiskusi, maka terbentuklah yel-yel kamar SNI, yaitu:

SNİ…Santri Nasional Islami

Disini senang di sana senang dimana-mana hatiku senang…di kamar senang, dimana-mana hatiku senang…

SNi… Santri Nyaman, musyrif tenang…..

Dan itulah yel-yel kamar SNI kami.bikin dengan gerakan yang cukup menarik perhatian peserta Diklat yang lain.

Views All Time
Views All Time
21
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY