CATATAN MENDAMPINGI TIM ACESSOR AKREDITASI SEKOLAH PART II

0
10

 

Setelah mobil yang di sopiri oleh pa jumakir dan melaju di jalan raya, Pa Jumakir dan Duarno bercerita tentang pengalaman mereka kemaren melakukan Visitasi ke Salah Satu sekolah di desa Lalap,  bagaimana mereka sempat tersesat di jalan dan harus kemabli ke jalan utama sambil tertawa-tawa mendengar kelucuan cerita mereka.

Saya hanya menimnpali saja cerita tersebut.  Sampai kemudian pa Duarno bertanya asal saya, “ Saya menjawab ,”bahwa saya berasal dari kota Kasongan,” kemudian beliau menjelaskan bahwa beliau berasal dari Tangkiling, dan kalua bapak pulang kampung pasti lewat tempat saya. Saya pun mengiyakan pernyataan belaiu tersebut. Tanpa terasa kamipu tiba di muara jalan perusahaan tambang BNJM tersebut.

Dan sayapun meminta pa Jumakir untuk membelokkan mobilnya ke arah jalan tersebut dan terlihat bahwa di muara tersebut debu agak tebal dan terasa mobil sedikit bergoncang karena menempuh lobang yang tidak terlihat oleh tertutup tebu dan pasir.

Dari jauh juga terlihat sebuah truk melintas dan debu beterbangan menutupi pandangan.

Baru sekitar 1 km kami masuk sebuah mobil avanza menyelip kami sehingga debu kembali menutup pandangan.

Kamipun terus melaju dengan kecepatan tidak melebihi 40 km/jam karena jalan yang berlubang dan berdebu menghambat laju mobil yang di kendarai oleh pa Jumakir.

Dari belakang saya selalu mengarahkan pa jum, jalan-jalan mana yang harus di lewati supaya tidaj terjebak ke dalam lubang yang cukup dalam dan pasir yang tebal karena akan menbuat mobil tersebut menjadi kandas dan tidak bergerak.

Karena menggunakan mobil perjalanan yang kami tempuh lebih dari 1 jam padahal kalau saya menggunakan sepeda motor jarak tempuhnya hanya 45 menit dari muara jalan yang jauh sekitar 26 km. Dari Tamiang Layang perjalanan sekitar 1,15 menit waktu tempuhnya, tetapi kami menempuhnya hampir 2 jam perjlanan.

Hampir jam 08.00 Wib kami baru sampai di desa Juru Banu, mereka mengantar saya ke sekolah saya dan pa Jum dan Duarno langsung ke SDN Juru Banu. Dan saya langsung memasuki kantor untuk memulai aktivitas saya hari ini. Memasuki ruang kantor ternyata sudah ada tamu yang menunggu saya untuk memasukkan anaknya pindah sekolah dari SMPN 6 Haruai Tabalong Kalsel.

Views All Time
Views All Time
24
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY