CATATAN MENGHADIRI PERTEMUAN MGMP PPKN TANAH LAUT

0
11

Selepas dari menghadiri kegiatan rapat kerja rutin bulanan K3S  UPTD SD/MI  Kecamatan Pelaihari pada Kamis, 16 Januari 2020 ,berangkat ke UPTD SDN 1 Ujung Batu., maka penulis sekitar pukul 01.25 WITA  meluncur kembali ke Pelaihari. Tujuan kembali ke Pelaihari, Ibukota Kabupaten Tanah Laut ini dalam rangka memenuhi undangan dari Pengurus MGMP PPKn Tanah Laut yang mengadakan pertemuan di aula MGMP yang berada di lingkungan UPTD SMPN 2 Pelaihari.

Cuaca siang itu saaat berangkat dari UPTD SDN 1 Ujung Baru, Pelaihari mendung, namun saat memasuki jalan trans Kalimantan di Desa Panggung, terlihat awan hitam dan di kejauhan hujan mulai turun. Kondisi cuaca siang itu memang terlihat beragam antar suatu tempat dengan tempat lainnya meski tidak berjauhan dalam satu kawasan. Mendung masih menggalayut dan besar kemudian akan dapat turun hujan secara tiba-tiba. Meski pun dalam 3 (tiga) hari ini kawasan Pelaihari dan sekitarnya panas sepanjang hari, namun kemungkinan besar hujan dapat turun [ada siang itu.

Dalam perjalanan menuju Pelaihari, penulis menyampatkan menelpon Saifil Bahri, S.Pd, Ketua MGMP PPKn Tanah laut untuk menginformasikan bahwa penulis sudah dalam perjalanan menuju tempat kegiatan MGMP tersebut pada sekitar pukul 11.40 WITA. Sekitar pukul 12.00 WITA penulis sampai di tempat kegiatan MGMP PPKn dengan selamat dan tidak sempat menemui hujan dalam perjalanan tersebut, karena hujan sudah turun sebelumnya.

Tak membuang waktu, penulis segera masuk ke ruang kegiatan untuk bertemu dan bersilaturrahim dengan rekan –rekan guru PPKn yang tergabung dalam wadah MGMP PPKn Tanah Laut. Seusai bersalaman dengan rekan-rekan guru, penulis dipersilahkan duduk di depan bersama Ketua dan pengurus MGMP PPKn Tanah Laut yang sedang menyampaikan informasi yang berkaitan dengan agenda kegiatan pertemuan hari ini. Kemudian, pembawa acara memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan RPP yang terbaru berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyedarhanaan RPP.

Penulis saat diberikan kesempatan untuk menyampaikan informasi tidak panjang lebar, hanya menyampaikan yang penting-penting saja terkait dengan implementasi atau penerpan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 tersebut. Penulis menekanan pula bahwa RPP yang model lama tetap dapat dipakai, dan RPP yang dapat pula mulai diterapkan untuk proses pembelajaran yang sekarang dan yang akan datang, karena lebih memudahkan tugas guru. Selain memberikan kemudahan, dengan model RPP yang baru juga dapat menghemat penggunaan kertas atau biaya untuk penulisan dan penggandaannya.

Seusai penyampaian informasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait informasi yang telah penulis sampaikan. Sesi berikutnya,  musyawarah untuk menyepakati perlu adanya keputusan bersama tentang format atau model RPP yang akan dipakai dalam lingkup MGMP PPKN Tanah Laut dengan memperhatikan beberapa contoh RPP selembar yang sudah banyak beredar di dunia maya. Kegiatan MGMP PPKn Tanah Laut berakhir menjelang pukul 12.30 WITA, dan penulis pun mohon ijin terlebih dulu untuk meninggalkan ruang pertemuan guna istirahat.

Views All Time
Views All Time
27
Views Today
Views Today
1
Previous articleCATATAN MENGHADIRI RAPAT K3 S SD KECAMATAN PELAIHARI
Next articleBagaimana Mencintai Nabi Muhammad SAW ? Simak Ceramah Pengajian Kitab Akhlaqul Banin wal Banat MTsN 3 Mataram
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY