CATATAN MENGIKUTI RAKOR PERSIAPAN PPDB

0
43

Bersama dengan Pengurus MKKS UPTD SMP dan beberapa kepala UPTD  SMP perwakilan kecamatan se Kabupaten Tanah Laut, penulis mengikuti rapat koordinasi (RAKOR) persiapan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) tahun pelajaran 2019/2020, Sabtu, 16 Maret 2019, di ruang serba guna UPTD SMPN 2 Pelaihari.  Rakor dihadiri pula dari koordinator wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan rakor persiapan PPDB ini dipimpin Kepala Seksi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Bidang Dikdas Disdikbud Tanah Laut, Imelda, M.Pd, yang didamping staf operator Disdikbud Tanah Laut, Irwan.  Rakor dimulai pada pukul 10.30 WIT, dibuka dan pengantar oleh Imelda, M.Pd. Dalam pengantarnya, antara lain menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti  arahan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut yang disampaikan pada saat menghadiri rapat MKKS UPTD SMP Tanah Laut di UPTD SMPN 5 Pelaihari beberapa waktu lalu tentang PPDB tahun pelajaran 2019/2020.

Menurut Imelda, M.Pd, pada PPDB tahun pelajaran 2019/2020 nanti tidak lagi menggunakan PPDB online seperti tahun lalu, namun tetap menggunakan sistem zonasi. Ada 3 (tiga) poin penting dalam PPDB tahun ini, yaitu (1) zonasi, (2) pretasi, dan (3) mutasi. Sederhananya, zonasi itu merupakan terdekat dengan tempat tinggal. Di Tanah Laut dalam PPDB tahun ini ada 9 zonasi sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud. Titik pusat zonasinya ada pada SMA. Persyaratan PPDB (SD) diutamakan berdasarkan umur dan alamat.

Selanjutnya, informasi dari Irwan, yang menyampaikan hasil mengikuti rakor tingkat nasional bersama Kadisdik Tanah Laut beberapa waktu yang lalu terkait dengan PPDB tahun 2019/2020. Dalam informasinya antara lain mengenai pembagian zonasi di Kabupaten Tanah Laut yang berpusat di SMA terdekat; konsep dan tujuan zonasi; masalah teknis pembagian zona PPDB Tanah Laut ; dan untuk mendapatkan data tentang zonasi dapat dilihat pada laman zonasi.data.kemdikbud.co.id.

Sesi berikutnya, tanya jawab dengan peserta rapat koordinasi dengan moderator Imelda, M.Pd. Ada beberapa tanggapan dan pertanyaan dari peserta rakor.  Kemudian, sesudah sesi tanya jawab dan tanggapan dari moderator dan pihak lainnya, maka kegiatan rakor ditutup dengan beberapa kesimpulan yang disampaikan oleh moderator. Rakor PPDB berakhir pada pada pukul 12.00 WIT.

###1422###

 

Views All Time
Views All Time
19
Views Today
Views Today
1
Previous articleSELAYANG PANDANG KADIS ACEH BESAR DI KEGIATAN OSN 2019
Next articleHARUSKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS atau DIGANTI?
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY