CATATAN MENGIKUTI RAPAT PEMBUBARAN PANITIA GEBYAR SEKOLAH MODEL SPMI DISDIKBUD TANAH LAUT TAHUN 2019

0
13

Bersama H. Dana Saputra, S.Pd, selaku Ketua Panitia Gebyar Sekolah Model SSPMI Dinas Ttahun 2019  yang juga merupakan Sekretaris, dan Jamaluddin, M.Pd, Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Tanah Laut, berangkat menuju salah satu warung makan yang berada di tepi danau kebun sawit. Waktu saat kami berangkat sekitar pukul 10.00 WITA, dan setelah menempuh sekitar 30 menit sampai di tempat tujuan sekitar pukul 10.30 WITA pada Kamis, 19 Desember 2019.

Bersamaan dengan kedatangan kami, Abdillah, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut. Setelah duduk dan menikmati hidangan minuman dan makanan ringan, kemudian dimulai acara pembubaran Panitia Gebyar Sekolah Model SPMI Tahun 2019 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut yang dipandu oleh Suwoto, M.Pd.  Sowoto, M.Pd sebagai pemandu acara membuka acara dengan ‘basmalah’ dan dilanjutkan dengan pengantar acara yang dilaksanakan pada hari ini.

Seusai pengantar oleh pemandu acara, dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggung jawaban keuangan panitia yang disampaikan oleh Syarifah, S.Pd selaku bendahara panitia. Menurut laporan dari bendahara tersebut, ada saldo sekitar Rp 700 ribu, lalu ditawarkan kepada kepala sekolah model SPMI yang hadir saat itu, apakah dibagikan atau bagaimana. Kemudian, setelah melalui pertimbangan dan usulan yang disampaikan oleh beberapa kepala sekolah, bahwa saldo tersebut disimpan dulu guna keperluan lain yang berkaitan dengan sekolah model SPMI pada tahun 2020 nanti.

Berikutnya, pesan dan kesen dari H.Dana Saputra, S.Pd selaku Ketua Panitia Gebyar Sekolah Model SPMI Tahun 2019 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut yang antara lain menyampaikan rasa syukur atas telah terlaksananya kegiatan Gebyar Sekolah Model SPMI Tahun 2019 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut, mengucapkan terima kasih kepada semua anggota panitia, permohonan maaf karena tidak dapat menghadirkan Bupati, dan berharap pada tahun depan kegiatan tersebut tetap dilaksanakan dan bahkan lebih baik lagi.

Selanjutnya, sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut, Abdillah, M.Pd, yang isinya antara lain menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Panitia Gebyar Sekolah Model SPMI Tahun 2019 yang telah bekerja dengan ikhlas, tuntas, dan penuh integritas; esensi gebyar sekolah model SPMI tersebut merupakan perwujudan sinergitas dan kerjasama semua pihak di sekolah yang mengecilkan atau menghilangkan ego sektoral; mengucapkan terima kasih kepada Pengawas Sekolah yang selama ini mendampingi sekolah-sekolah model SPMI; perlunya sekolah membangun komunikasi dan bersinergi dengan pemerintahan desa masing-masing; dan dengan mengucapkan ‘ hamdalah’ maka secara resmi dibubarkan kepanitiaan.

Acara pembubarakan Panitia Gebyar Sekolah Model SPMI Tahun 2019 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut diakhirinya dengan pembacaan doa yang dipandu oleh Hamdani, S.Pd, MM.Pd. Seusai doa dilanjutkan dengan makan siang bersama di warung makan yang berada di kawasan kebun kelapa sawit dan berhadapan dengan danau. Sekitar pukul 12.15 WITA seluruh rangkaian acara dan makan siang telah selesai, dan masing-masing kembali ke tempat kerjanya. Penulis bersama rombongan yang satu mobil juga kembali ke Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut di Pelaihari, sekitar 15 kilomater dari warung  makan tersebut.

 

 

Views All Time
Views All Time
38
Views Today
Views Today
1
Previous articleHAMBATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN JALAN KELUARNYA
Next articleIGI NTB Sukses Gelar Seminar Nasional
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY