CATATAN MENGIKUTI SINKRONISASI PROGRAM SD AKHIR TAHUN 2019. Bagian 5. Mengikuti Kegiatan Hari Kedua Sesi Pagi

0
5

Penulis bersiap-siap menuju ke aula hotel untuk mengikuti kegiatan  Sinkroninasi Program Sekolah Dasar  Akhir Tahun 2019  hari kedua  sesi pagi, Rabu, 4 Desember 2019. Sesudah menyantap sarapan pagi dengan bubur ayam dan telur dadar serta air jeruk pada restoran di lantai dasar hotel, penulis dan Edi Yuwana,  M.Pd menuju tempat kegiatan di aula hotel di lantai 8. Pagi itu, kondisi cuaca di luar hotel terlihat cerah, dan kesibukan masyarakat dan kepadatan lalu lintas di depan hotel terlihat mulai nampak.

Sesampai di ruang aula hotel, kegiatan masih belum dimulai karena waktunya masih pukul 07.15 WIBA, sedangkan jadwalnya dimulai pukul 07.30 WIB. Sementara itu, terlihat kursi yang ada dalam ruangan tersebut belum terisi penuh, karena masih cukup banyak peserta yang belum hadir atau masuk ke ruangan kegiatan tersebut. Satu per satu peserta mulai mengisi kursi yang kosong. Penulis duduk bergabung dengan peserta yang berasal dari daerah lain di Kalimantan Selatan, yaitu Kota Banjarbaru, HST, Kota Banjarmasin,dan Tanah Bumbu.

Moderator membuka kegiatan dengan menyapa para peserta dan memperkenalkan narasumber yang akan menyampaikan informasi, yaitu dari Subdit Peserta Didik, Subdit Kelembagaan dan Sarana Prasarana, dan Subdit Kurikulum. Memulai penyampaian informasi dari Subdit Peserta Didik , Sofi Nurjanah, yang menyampaikan antara lain evaluasi program tahun 2019 tentang PIP dan KIP, kendala dalam pendataan dan pencaiaran dana PIP dan KIP, perbedaan sumber data PIP dan KIP, kegiatan dan program pendidikan karakter (PPK) ,ekstrakurikuler, festival, lomba dan olimpiade .

Selanjutnya, penyampaian evaluasi dan program Subdit Kelembagaan dan Sarana Prasarana, yang disampaikan oleh Irawan Witardaya;, yang antara lain menyampaikan tentang masalah ijazah, komunikasi dan koordinasi yang masih kurang baik, pembangunan unit sekolah baru (USB), renovasi sekolah, dan program kegiatan tahun 2020. Program 2020 melanjutkan program tahun 2019. Sedangkan informasi lainnya terkait dengan program gizi anak sekolah (Progras) seperti yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Pidie Selatan, dan menekankan perlunya kerjasama yang erat antara daerah dengan Kemendikbud.

Sesi penyampaian evaluasi dan program 2020 selanjutnya oleh Subdit Kurikulum yang disampaikan oleh Arwan Syarif, yang antara lain menyampaikan tentang kegiatan belajar belum optimal, pembelajaran literasi dan pembelajaran abad 21 serta lietrasi 5.0; hasil PISA terbaru; kegiatan AKSI (Asistensi Kompetensi Siswa Indonesia); masalah mental siswa dalam mengikuti lomba  internasional dan faktor yang mempengaruhinya; penilaian dan E-rapot;  rumah belajar;  bantuan pemerintah kepada sekolah dasar; program skala prioritas Kemdikbud; dan program 2020 yang hampir sama dengan 2019,kecuali penyesuaian dengan kebijakan.

Seusai penyampaian materi oleh masing-masing subdit, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab atau dialog yang dipandu oleh moderator. Beberapa pertanyaan dari peserta yang menjadi fokus dan topik pertanyaan dari peserta  saat dialog ini adalah tentang PIP (Program Indonesia Pintar) yang salah sasaran dan lamanya pencairan. Selain itu tentang perubahan nomenklatur sekolah dan dampaknya terhadap sekolah, dan realisasi pembangunan unit sekolah baru (USB) yang dibangun oleh pihak PUPR di daerah. Jawaban atau tanggapan dari pertanyaan peserta yang berkembang dalam dialog tersebut dijawab oleh masing-masing pemateri. Kegiatan sesi pagi ini berakhir pada sekitar pukul 12.30 WIB.

—–

Views All Time
Views All Time
7
Views Today
Views Today
7
Previous articleMAN Kota Batu Selenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIS dan MPK Tahun Pelajaran 2019-2020
Next articleCATATAN MENGIKUTI SINKRONISASI PROGRAM SD AKHIR TAHUN 2019. Bagian 6. Mengikuti Kegiatan Hari Kedua Sesi Materi Narasumber-1
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY