CATATAN MENGIKUTI SINKRONISASI PROGRAM SD AKHIR TAHUN 2019. Bagian 6. Mengikuti Kegiatan Hari Kedua Sesi Materi Narasumber-1

0
9

Kegiatan Sinkroninasi Program Sekolah Dasar  Akhir Tahun 2019  hari kedua  sesi penyajian materi oleh pakar atau narasumber pendidikan, Rabu, 4 Desember 2019 mulai dilaksanakan pada sekitar pukul 10.30 WIB di aula salah satu hotel di kawasan Ciledug Jakarta Selatan.Pada sesi siang ini diisi oleh para pakar pendidikan yang akan menyampaikan materi yang sudah dijadwal oleh pihak penyelenggara.

Penyaji materi pertama pada sesi siang ini disampaikan oleh Prof. Eri Utomo dari UNJ Jakarta yang menyajikan materi tentang “Konsep Penguatan Pembelajaran dan Penilaian Sekolah Dasar” . Dalam paparannya antara lain menyempaikan tentang konsep dan pengertian kurikulum; hasil PISA 2018;  penguatan SDM menurut Presiden Joko Widodo; Ujian Nasional (UN) dalam perspektif ‘evaluasi’; era dirupsi yang ditandai dengan belajar dari berbagai sumber;  siswa milenial ; perubahan paradigma pembelajaran; pedagogik abad 21; pembelajaran dan penialai sebagai satu kesatuan  dalam penerapan berbasis HOTS; perluanya KTSP yang terbarukan/ di update; pembelajaran berbasis tematik yang multidisiplin dan komprehensip.

Kemudian, narasumber juga menyampaikan dan menjelaskan tentang problem pembelajaran selama ini; hubungan guru dengan siswa (pedagogik); hubungan materi ajar dengan siswa (didaktik); problem solving; hasil akreditasi sekolah jenjang SD; prosentasi anggaran pendidikan di beberapa daerah; deep learning (pembelajaran bermakna);  pembelajaran siaga bencana bagi daerah yang rawan bencan alam;  peran dinas pendidikan dalam penialain sekolah melalui pendampingan dan menyikapi penguatan pembelajaran; dan perlunya melihat seskolah bukan sekedar melihat dari segi fisiknya semata “ Jangan melihat buku pada kopernya”.

Moderator membuka kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan atau dialog dengan narasumber terkait dengan materi yang disampaikannya. Dari sesi tanya jawab tersebut berkembang beberapa hal yang terkait dengan naiknya Veitnam pada PISA 2018 yang jauh meninggalkan Indonesia; peran dinas pendidikan dalam pendampingan terhadap sekolah; monitoring pembelajaran di kelas; beberapa daerah di Indonesia, termasuk salah satunya Tanah Laut, menjadi proyek peningkatan mutu sekolah berbasis zonasi; dan pendalaman tentang deep learning. Kegiatan penyajian materi oleh narasumber dari pakar pendidikan ini berakhir pada sekitar pukul 12.00 WIB.

—-

Views All Time
Views All Time
6
Views Today
Views Today
6
Previous articleCATATAN MENGIKUTI SINKRONISASI PROGRAM SD AKHIR TAHUN 2019. Bagian 5. Mengikuti Kegiatan Hari Kedua Sesi Pagi
Next articleCATATAN MENGIKUTI SINKRONISASI PROGRAM SD AKHIR TAHUN 2019. Bagian 7. Mengikuti Kegiatan Hari Kedua Sesi Materi Narasumber-2
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY