CATATAN MENGIKUTI SINKRONISASI PROGRAM SD AKHIR TAHUN 2019. Bagian 7. Mengikuti Kegiatan Hari Kedua Sesi Materi Narasumber-2

0
12

Pada hari kedua sesi penyajian materi oleh pakar atau narasumber pendidikan, Rabu, 4 Desember 2019 mulai dilaksanakan pada sekitar pukul 14.15 WIB pada kegiatan Sinkroninasi Program Sekolah Dasar  Akhir Tahun 2019 di salah satu hotel daerah Ciledug, Jakarta Selatan. Pada penyajian materi sesi siang ini diisi oleh Prof. Sigit Rochadi dengan judul materi “ Perencanaan Pendidikan, Perspektif Kebijakan Publik”.

Diawali dengan papapan tentang  datan dan pentingnya dalam pengambilan keputusan dan kebanyakan orang dalam mengambil keputusan berdasarkan instusi dari pada proyeksi. Lalu, narasumber menyampaikan tentang 6 (enam) topik yang berkaitan dengan perencanaan seperti, konsep perencanaan, pentingnya sinkronisasi; arah pembangunan manusia dan pendidikan, dan sebagainya. Narasumber melanjutkan paparannya tentang pentingnya data dalam sebuah perencanaan, karena perencanaan tanpa data akan menjerumuskan kita dimasa depan,  dan digitalisasi telah mengintervensi kita sebagai bagian dari dunia melalui hanphone, televisi, dan sebagainya.

Narasumber menjelaskan bahwa kunci perencanaan adalah sumberdaya manusia dan pengelolaan, proses perencanaan yang antara lain ada pendekatan politik, pendekatan tehnokritik, partisipatif, proses top-down dan buttom-up, masalah kegagalan merencanakan berarti merencanakan sebuah kegagalan, dan cara terbaik merencanakan masa depan adalah dengan merencanakannya.  Naraseumber juga menyampaikan bahwa ada ketidaksinkronan antara pusat dengan daerah dalam perencanaan pendidikan, lemahnya dalam pengelolaan data, dan ada 64 % sekolah dasar yang masih belum mencapai Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Paparan narasumber masih berlanjut tentang masih banyak daerah yang belum dapat memenuhi  pemenuhan 20 % dana APBD kabupaten/kota/provinsi untuk dialokasikan bagi pendidikan sebagaimana ketentuan perundang-undangan, dan hanya ada 6 (enam) daerah saja yang mampu melebihi alokasi 20% dana APBD nya untuk pendidikan. Narasumber juga membahas tentang perkembangan dan perubahan era industri dari awal hingga era industri 4.0 yang banyak dibicarakan kalangan selama ini.

Seusai menyampaikan materi yang didukung dengan tayangan powerpoin, kemudian dibuka sesi tanya jawab oleh moderator. Ada 2 (dua) peserta yang diberikan kesempatan oleh moderator untuk menyampaikan pertanyaannya, yaitu dari Aceh Tenggara, Nangroe Aceh Darussalam, dan peserta dari Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Narasumber memberikan jawaban dari peserta yang berkaitan dengan masalah perencanaan di daerah dan perkembangan politik lokal yang sangat besar pengaruhnya dalam birokrasi pendidikan di daerah. Ada banyak persoalan yang terjadi di daerah seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah dan politik lokal.

Kegiatan penyajian materi dari Prof. Sigi Rochadi tentang perencanaan ditutup dengan penyampaian catatan dari moderator terhadap pemaparan narasumber dan tanya jawab. Sekitar pukul 16.00 WIB moderator menutup kegiatan, dan selanjutnya peserta diberikan waktu sekitar 15 menit untuk istirahat sambil menikmati kudapan yang sudah disiapkan oleh pihak penyelenggara.

—-

 

Views All Time
Views All Time
40
Views Today
Views Today
1
Previous articleCATATAN MENGIKUTI SINKRONISASI PROGRAM SD AKHIR TAHUN 2019. Bagian 6. Mengikuti Kegiatan Hari Kedua Sesi Materi Narasumber-1
Next articleMTsN 3 Mataram Menggelar Penilaian Ujian Akhir Semester
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY