CATATAN MENUJU TANAH SUCI. Bagian 7. Cek Kesehatan Calon Jama’ah

0
4

Sekitar pukul 15.00 WITA seluruh jama’ah haji kloter 19 Gelombang Ke-2 Tapin sampai di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru dan langsung masuk asrama untuk istirahat, karena cek kesehatan jama’ah dijadwalkan pukul 22.00 WITA malam hari, tidak terkecuali nenek penulis Kayuh Rasyidi Ahmad juga masuk asrama berempat dengan ketua regu dan isteri dari Kabupaten Tapin ini.

Kami bersama keluarga pulang ke rumah nenek dan bersiap-siap untuk berkemas berangkat ke Banjarmasin mengantarkan bibi dan adik sepupu penulis yang balik ke Banjarmasin setelah ikut mengantarkan nenek ke Masjid Humasa siangnya.

Sekitar pukul 15.00 WITA kami berangkat ke Banjarmasin dan pukul 21.15 WITA kami sampai di Banjarmasin dan langsung mengantar ke depan gang rumah bibi dan adik sepupu penulis bersama anaknya. Setelah itu kamipun langsung putar haluan untuk kembali ke asrama haji untuk menemui nenek kami dan rencana mendaamping beliau dalam cek kesehatan seluruh jamaah haji kloter 19 ini.

Tepat pukul 22.00 WITA dari corong micropon kedengaran suara panggilan agar seluruh calon jamaah haji berkumpul di aula Mekah (nama gedung di asrama haji tersebut) untuk cek kesehatan dan harap memakai pakaian batik seragam kloter yang telah dipakai mulai berangkat tadi.

Saat itu kami bersama nenek Kayuh di kamar dan segera memakaikan baju beliau dengan batik dan siap-siap untuk berangkat ke aula Mekah. Kemudian kami bersama anak-anak kami berangkat mendampingi nenek kami untuk cek kesehatan tersebut, tidak begitu jauh nenek kami sudah kelelahan dengan berjalan kaki dan segera penulis ke poliklinik asrama haji untuk meminjam kursi roda. Begitu diijinkan membawa 1 kursi roda, penulis langsung membawanya ke lapangan dimana nenek kami duduk di kaki isteri penulis dan kemudian kami mendudukan nenek untuk di bawa ke aula Mekah untuk cek kesehatan.

Ketika di depan aula, nenek kami kemudian dibawa oleh Bapak Hamdi ketua regu dan membawanya ke dalam untuk cek kesehatan. Tidak begitu berselang, nenek kami sudah selesai dan dibawa keluar dan bukannya  selesai cek kesehatan akan tetapi direkomendasikan untuk di cek lagi ke Poliklinik untuk dicek darah di laboratoriumnya. Maka kami langsung menyambangi beliau untuk di bawa ke Poliklinik, sesampai di sana nenek Kayuh langsung diperiksa dan diambil sampel darah untuk dicek HB nya dan ternyata HB beliau hanya 8,1 maka petugas kesehatan menyarankan untuk segera dirujuk ke RSU Idaman Banjarbaru dan selanjut tranfusi darah untuk menambah HB beliau, karena dengan HB 8,1 akan menyebabkan pusing ketika naik pesawat terbang.

Maka kami hanya pasrah saja dan menuruti kemauan petugas kesehatan tersebut demi nenek kami untuk berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji dan umrah di sana, terutama untuk memulihkan kesehatan beliau, menaikan HB sehingga bisa berangkat naik pesawat terbang sebagaimana disarankan oleh tim kesehatan asrama haji tersebut.

#opini_151#

Views All Time
Views All Time
21
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY