CATATAN PERJALANAN STUDI TOUR KE KOTABARU-2019. Bagian 17. Makan Siang dan Rekreasi di Pantai Gadambaan

0
31

Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit, penulis dan kawan-kawan yang tertinggal dari bus yang terdahulu akhirnya sampai juga di Pantai Gadambaan  sekitar pukul 13.15 WITA pada Sabtu, 21 September 2019. Saat penulis dan kawan-kawan tersebut datang, pihak penyedia katering juga baru datang saat itu, sehingga penulis segera bergabung dengan peserta lainnya yang antri untuk mengambil makan siang secara prasmanan. Menu makan siang ini ikan laut dengan sayur lengkap dan tentunya tidak ketinggalan sambal terasinya.

Setelah mengambil santapan makan yang tersedia, penulis  duduk di gazebo tempat sajian prasmanan dihamparkan bersama beberapa kawan diantaranya Mukramin, Bahtiar, H,Rusdi Fadli, Surya Winarna, Agusriyani, dan yang lainnya. Angin sepoi-sepoi yang berhembus diantara pepohonan cemara laut yang menjadi peneduh di Pantai Gadambaan membuat suasana makan siang menjadi lebih nyaman. Kondisi dan suasana yang cukup mendukung saat makan siang saat perut juga sudah lapar setelah beraktivitas sejak pagi hingga siang hari.

Seusai makan siang, penulis mencari musala untuk melaksanakan shalat bersama kawan-kawan yang belum shalat Duhur saat itu. Tidak jauh dari gazebo tempat kumpul dan makan siang tadi ada musola yang cukup, dan saat penulis ke sana sudah ada orang lain yang melaksanakan shalat berjamaah. Penulis mengikuti jamaah yang sedang melaksanakan shalat tersebut, karena saat penulis masuk masih baru saja mengangkat takbir tanda mulai shalat. Sementara itu, kawan-kawan yang lain masih menunggu kawan lainnya yang belum selesai wudhu.

Penulis melanjutkan kebersamaan dengan kawan-kawan yang sedang menikmati pemandangan dan suasana santai di tepi pantai. Ada yang tidur-tiduran di gazebo dan ayunan, ada yang bercanda ria dan bercerita, dan berbagai kegiatan lainnya sambil memandang laut dengan deburan ombaknya yang tidak pernah berhenti. Sayangnya, saat itu kondisi air laut sedang surut dan cuaca sedang panas-panasnya, sehingga kawan-kawan dan juga pengunjung pantai yang lain lebih banyak duduk-dudk di bawah pohon atau gazebo yang ada.

Setelah merasa cukup lama di Pantai Gadambaan, rombongan penulis mulai berbenah untuk pulang ke hotal guna beristirahat. Sebelum pulang hotel di Kotabaru kami berfoto bersama di tengah terik mentari  untuk menjadi kenang-kenangan bahwa kami pernah datang di Pantai Gadambaan. Penulis sempat mengambil spanduk yang ada di bus untuk dipakai dalam berfoto ria bersama. Ada beberapa tempat dan posisi saat kami berfoto ria bersama, ada di tepi pantai da nada di depan nama Pantai Gadambaan.

Sekitar pukul 13.15 WITA rombongan penulis, baik yang berada dalam bus zona Pelaihari maupun bus zona Banjarmasin sudah masuk semua dengan kondisi lengkap. Bus kami bergerak pelan menujuke Kotabaru menelusuri jalan yang semula saat berangkat tadi.

 

###studitourktb-2019###

 

Views All Time
Views All Time
50
Views Today
Views Today
1
Previous articleAPI 2019 UNTUK BUPATI ACEH BESAR
Next articleMENUJU MTQ NASIONAL TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DI KOTABARU 2019. Bagian 1. Mengikuti Pembukaan Training Center
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY