CATATAN PERJALANAN STUDI TOUR KE KOTABARU-2019. Bagian 26. Persiapan Berangkat ke Hutan dan Puncak Meranti

0
25

Sebelum pulang ke  hotel tempat menginap, penulis dan Agus Darmadi,M.Pd menyempatkan mendatangi salah satu peserta studi tour yang saat berangkat ke Kotabaru kemarin terjatuh dalam bus dan kabarnya tidak dapat bergerak leluasa. Sesampai di Hotel Samudera 2, tempat peserta itu menginap sekitar pukul 07.00 WITA, kami  mendapat kabar dari kawan-kawan yang menginap di hotel tersebut bahwa yang bersangkutan sudah berangkat pagi-pagi ke bandara Stagen Kotabaru untuk pulang naik pesawat ke Banjarmasin. Kami berdua tidak sempat bertemu dengan yang bersangkutan.

Pulang jalan-jalan dari dermaga pelabuhan kapal dan speedbord Kotabaru dan Hotel Samudera 2 Kotabaru,  sekitar pukul 07.15 WITA pada Ahad, 22 September 2019, sesampai di kamar hotel langsung beres-beres barang bawaan.  Selain mau berangkat ke objek wisata hutan dan puncak Meranti, pagi hari ini merupakan hari terakhir menginap di hotel, sehingga dari hutan Meranti langsung pulang menuju  Pelaihari. Oleh sebab itu, penulis membereskan dan membenahi barang bawaan agar nantinya tidak ada barang bawaan pribadi  yang tertinggal di kamar hotel.

Dari pemantauan penulis, kawan-kawan yang menginap di Hotel  Samudera 2 Kotabaru pada umumnya  mereka sudah siap-siap untuk berangkat ke objek wisata hutan Meranti sekaligus pulang ke Pelaihari, khususnya dari kalangan ibu-ibu. Namun, kondisi berbeda yang penulis lihat di Hotel Mandiri 1, tempat penulis menginap. Saat penulis datang ke hotel tersebut masih ada kawan-kawan yang jalan-jalan dan belum pulang ke hotel.

Berdasarkan pantauan penulis melalui akun facebook Yuliansyah, kawan penulis yang menginap di Hotel Mandiri 1, terlihat dari siaran langsung pada akun facebooknya tersebut, Yuliansyah, Supian, Muhtar, dan Muslahuddin sedang berada dalam perjalanan di laut dengan menumpang kapal cepat atau speedbord. Ternyata, pada saat itu mereka masih melakukan aktivitas di sekitar  dermaga pelabuhan kapal Kotabaru, tempat dimana penulis danAgus Darmadi, M.Pd pagi-pagi ada di sana. Rupanya, saat penulis dan Agus Darmadi, M.Pd pulang mereka datang dan naik speedbord di sana.

Hari semakin siang. Penulis dan Agus Darmadi, M.Pd pun sudah selesai membereskan barang bawaan yang bertambah jumlah  dan beratnya, karena adanya tambahan bawaan berupa oleh-oleh dan plakat kenang-kenangan dari Pengurus MKKS SMP Kotabaru yang cukup berat.  Sekitar pukul 08.45 WITA penulis Agus Darmadi, M.Pd serta kawan-kawan yang lain  meninggalkan kamar hotel menuju ke resepsionis untuk menyerahkan kunci kamar.

Berdasarkan pantauan penulis, kamar-kamar yang sudah ditinggalkan oleh penghuninya langsung dibersihkan dan dirapikan oleh petugas hotel. Mereka langsung masuk kamar saat penghuninya mau berangkat, termasuk kamar hotel yang penulis tempati.  Beberapa petugas hotel juga membantu membawakan barang milik penghuni kamar  hotel yang keluar, karena keluar dari kamar hotel dengan barang bawaan yang relatif banyak cukup menyusahkan, terlebih lagi melewati banyak anak tangga.

Pada sekitar pukul 09.00 WITA bus zona Pelaihari yang menjadi sarana angkutan  penghuni Hotel Mandiri 1 sudah datang dan siap berangkat membawa rombongan kami pulang. Satu per satu penumpangnya masuk dan didata agar tidak ada penumpang yang tertinggal. Setelah semuanya naik, maka bus pun mulai bergerak menuju ke arah  Hotel Samudera 2 untuk menjemput bus dan rombongan yang menginap di hotel tersebut.

 

###studitourktb-2019###

Views All Time
Views All Time
36
Views Today
Views Today
2
Previous articleMENUJU MTQ NASIONAL TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DI KOTABARU 2019. Bagian 2. Menjadi Pelatih Fahmil Qur’an Hari Pertama
Next articleATATAN PERJALANAN STUDI TOUR KE KOTABARU-2019. Bagian 27. Perjalanan Menuju Objek Wisata Hutan dan Puncak Meranti
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY