DAMPAK CORONA BAGI DUNIA PENDIDIKAN Oleh Mursitah,S.Pd.AUD, Guru TK Harapan Bangsa I, Panyipatan, Tanah Laut, Kalsel

    0
    13

    Tepat pada hari rabu tanggal 01 Juli 2020  telah diadakan webiner pendidikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut menjelang tahun pelajaran baru  2020/2021 dimasa pandemi COVID-1919 yang saat ini sedang melanda dunia . Dalam rangka menghadapi hal tersebut, Disdikbud Kabupaten Tanah Laut melalui  Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Bina Dikdas,  melakukan webinar melalui zoom meeting. Banyak para tokoh dunia pendidikan Kabupaten Tanah Laut yang mengikuti dan berbagi pengetahuan dan pengalaman. Namun,  hal ini tidak dilakukan  kepada semua jenjang pendidikan,  terutama pendidikan anak usia dini tidak dilibatkan.

    Harapan kedepan,  semoga kami para insan pendidik dari jenjang PAUD juga bisa diikut sertakan dimana selain ilmu pengetahuan dan wawasan  yang didapatkan juga bisa mendapat e-sertifikat yang juga berguna untuk kedepannya,sebagaimana telah disampaikan  bahwa pada masa pandemi saat ini untuk mengelola pembelajaran dimasa pandemi COVID- 19 pola yang rencana mau diadakan menurut saya sangat memberatkan karna orang tua/wali murid rata-rata  tidak memiliki fasilitas atau sarana yang memadai kalau juga punya terkadang kendala dengan jaringan internet yang selalu tak menentu atau sinyal lelet serta SDM orang tua yang tidak memadai karna orang tua belum tentu bisa menjadi guru tapi  kalau guru sudah tentu pasti bisa menjadi orang tua

    Harapan ke depan semoga pandemi COVID-19 ini berakhir  dan kami dapat kembali bereaktifitas  seperti semula,  agar masa anak berkreasi dan berkolaborasi bersama teman –temannya tetap berjalan dengan baik dan lancar tidak ada lagi rasa kekhawatiran atau rasa was-was terhadap penyakit yang saat ini telah melanda

    Diakhir coretan ini , mohon maaf kiranya saya ikut bergabung  dan bukan jenjangnya, tetapi karena keingintahuan yang membuat saya juga ikut bergabung dalam group dan mengikuti kegiatan webiner tersebut. Kedepan, jika memang pandemi ini masih mewabah, semoga saja  untuk jenjang PAUD juga ada dilibatkan sesuai materi pendidikan anak usia dini.

     

    Views All Time
    Views All Time
    13
    Views Today
    Views Today
    1
    Previous articleMERDEKA BELAJAR. Oleh Hajimah , Guru UPTD SMPN 1 Pelaihari, Tanah Laut, Kalsel
    Next articleCatatan Rapat Evaluasi Kegiatan Workshop Pembelajaran Online Berbasis Microsoft Office 365 Kabupaten Tanah Laut
    Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

    LEAVE A REPLY