Dua sisi

0
46

Menjelang tiba di ujung hari ini pukul 00.00, kucoba menjejak kembali kejadian di hari ini. Satu hari yang sangat padat, bertemu dengan banyak orang dengan latar belakang pendidikan dan ptofesi yang sama. Ada keharuan ketika menatap wajah-wajah sahabatku yang haus akan ilmu. Datang dari jauh, menempuh perjalanan dengan penuh cerita. Mereka juga abaikan hari yang seharusnya spesial bagi keluarga. Tak terlihat keluh kesah di wajah sahabat-sahabatku itu padahal mereka mengeluarkan biaya yang mungkin bisa tuk menambah asupan gizi bagi anak-anaknya.

Berdiri di antara wajah-wajah hebat itu, ingatanku sementara berbalik arah. Aku ingat sahabat-sahabatku yang lain, yang mempunyai kemauan tak segigih mereka. Sebagian sahabatku itu masih menghitung-hitung untung rugi ketika diajak menambah ilmu karena mengeluarkan benda yang bernama dana.
Ironis, untuk membeli ilmu sebagian sahabatku itu selalu mengira-ngira, tapi ketika mereka mengambil tas yang terpajang di etalase mewah, atau menarik sebuah baju mahal di butik terkenal tak sedikit pun mereka menghitung-hitung berapa lembar akan dikeluarkannya. Ck ck ck. Sungguh ironis memang!

  • Dua sisi yang berbeda meski latar pendidikan dan profesi yang sama.
    Kita di sisi yang mana?

Views All Time
Views All Time
46
Views Today
Views Today
1
BAGIKAN
Tulisan sebelumnyaPendidikan dalam masyarakat sederhana dan modern
Tulisan berikutnyaMENCARI SOSOK GURU YANG PROFESIONAL

Namaku Yulismar, hobiku sekarang menulis, menulis apa saja. Mengajar aktif di SMPN 8 Pekanbaru dengan mata pelajaran.Bahasa Indonesia. Motto: Teruslah menulis meskipun kita sendiri yang akan jadi pembacanya.

LEAVE A REPLY