Gaya Bahasa Dalam Penulisan

0
9

Seorang pengarang terbentuk melalui proses pengolahan bahasa yang digunakan oleh pengarang berkaitan erat dengan gaya bahasa.

Gaya Bahasa Baku gaya penulisan yang resmi. Contohnya: Pada suatu hari Rina berangkat ke Kantor Urusan Agama untuk mengurus administrasi pernikahan. Semua persyaratan sudah dibawa dan tidak ada yang tertinggal. Berangkat pagi-pagi berharap mendapat antrean paling awal sehingga bisa lekas selesai. Setelah menunggu selama 20 menit Rina dipersilakan masuk menghadap petugas administrasi.

Gaya Bahasa Santai, gaya penulisan dengan dialek daerah tertentu. Contohnya: Mendengar gunjingan beberapa pelanggan warung Bu Atimah. “Gue kagak jadi masuk warungnya Yok”, kata Sarman. “Gue pikir jika masuk akan menjadi bahan olokan orang sekitar, apalagi Emak-emak di sekitar warung”, tambahnya.

Gaya Bahasa Tenang, gaya penulisan tenang, lengang, namun mencekam. Contohnya: Sore itu langit memerah seiring dengan terbenamnya matahari. Nampak bias sinar matahari dan awan berwarna hitam bercampur merah, semakin terlihat mengerikan. Tari yang sejak tadi memperhatikan awan tersebut terlihat sangat ketakutan, seolah ada bayangan raksasa berada di langit sore itu.

Demikian yang bisa saya tuliskan adalah hasil kuliah pada materi Bahasa dan Sastra Indonesia di SD, yang diterbitkan oleh Universitas Terbuka.

 

Malang, Januari 2021

Views All Time
Views All Time
38
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY