0
14

Nyamuk pun Ikut Berliterasi

  • Grace’S (SMKN 1 Langowan)

Kisah jumat Barokah di Gorontalo, 8 November 2019.

Diklat lagi, diklat lagi. Keningku berkerut, hatiku gelisah tanda enggan menggapai mimpi. Mimpi yang terpendam dalam lubuk hati sejak kemarin, yakni menjadi penulis Sukses. Namun apa daya tangan tak sampai. Itulah makna pepatah usang yang terus mengganggu kalbuku. Ahhhhhhhhh!! Kesal! Marah! Menangis! Kenapa? Tak ada yang mendengar tangisku. Tak ada yang menghiraukanku. Hening sejenak aku berpikir, kenapa, kenapa, harus galau?? Kan aku punya teman curhat. Yah, dia sahabat lamaku, Kusnan. Tanpa basah – basih aku langsung menghubunginya dan kami saling berbagi pengalaman. Akhirnya lewat dia, aku temukan obat pedih hatiku. Menulis. 

Sejak  mengakhiri kewajibanku sebagai guru di kelas yang ribut dan membosankan, aku mengemasi barang – barangku untuk memenuhi satu lagi kewajibanku sebagi Guru Pembelajar yakni mengikuti Diklat Menulis Buku Hingga Terbit yang mendombleng tema “Budaya Literasi Membentuk Karakter Bangsa di Era Revolusi Industri 4.0”.  Tentunya inilah kesempatan emas ntuk menyurahkan isi hatiku dalam tulisan bermakna yang pastinya sedikit mengobati rinduku selama ini.

Kisahku bermula saat jumat barokah. Tepat pukul dua siang bolong saat ditemani sengatan teriknya matahari, aku tergesa – gesa melangkahkan kakiku menuju tempat perhentian transportasi yang akan menghentarkanku ke Gorontalo. Sepanjang perjalanan, kami selalu berbagi cerita antara pendidikan, karakter, keluarga, dan budaya umumnya. Banyak hal yang kami perbincangkan.

Perjalanan yang melelahkan ini memakan waktu sekitar 9 jam dari Manado sampai ke tujuan. Namun, buatku bukanlah lama perjalanannya melainkan pengalaman pertamaku bersua dengan guru – guru hebat di sini. Tempat yang asing buatku bahkan tak terlintas setitik pun dibenakku untuk sampai ke kota Hulondalo ini. SMA Wirabakti Gorontalo tempat persinggahan pertamaku. Tempatku bermimpi walau ditemani usikan ciuman manis si nyamuk nakal yang selalu mengusik konsentrasi literasiku.

Jarum jam menunjukkan pukul 03.00 WITA. Sesekali aku terbangun dari mimpi yang indah ketika sedang menyimak sekumpulan trik – trik menulis dan penulis handal di google. Setiap informasi yang kubaca selalu saja diganggu oleh merdunya suara nyamuk yang sesekali mengganggu konsentrasiku. Ahhhh! Kamu lagi, kamu lagi, dasar si teman Nakal. Awas yah! Aku habisi kau jika mimpiku gagal. Ternyataaaaa nyamuk juga ikut literasi. Inilah pengalaman istimewaku ketika menginjakkan kaki di kkota Gorontalo demi mengejar mimpi yang tertunda.

 

Views All Time
Views All Time
8
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY