GURU ABADI “Tak Pernah Bermimpi Menjadi Guru” (Bagian 2)

0
65

Bermimpi untuk menjadi guru, mungkin saja tidak pernah ada dibenak, namun semenjak dipercayakan sebagai staff informasi di sebuah lembaga yang dikenal dengan nama Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh, hari-hari yang saya lalui tidak jauh berbeda dengan seorang guru. Meskipun tidak resmi melakukan proses belajar mengajar seperti di sekolah, namun, saya harus berhadapan dengan pengunjung yang datang dari berbagai kalangan. Mereka datang untuk mencari informasi, ilmu dan melakukan penelitian. Saya menyalurkan informasi tentang sejarah Aceh untuk masyarakat umum yang datang berkunjung, diwaktu yang lain peneliti yang datang untuk mencari bahan penelitiannya, dan tidak sedikit siswa siswi dari berbagai jenjang pendidikan datang menimba ilmu di ruang pameran dan perpustakaan dimana saya bertugas.  Sebagai staff informasi, saya berkewajiban melayani dan memberi informasi layaknya seorang guru mengajarkan ilmu kepada muridnya. Terkadang, terlintas di dalam hati, apakah memang saya ditakdirkan untuk menjadi seorang guru, guru abadi…

Akhir tahun 2019, mungkin pertanyaan yang terlintas itu terjawab. Saya mendaftarkan diri untuk menjadi calon pegawai negeri sipil untuk formasi guru IPS Ahli Pertama dengan jurusan sejarah. Tahap demi tahap, saya lalui dan tanpa saya menyangka, saya dinyatakan lulus untuk menjadi seorang guru Sejarah secara resmi untuk jenjang pendidikan SMK. Kenapa saya memilih formasi guru, sampai sekarang masih menjadi misteri, atau memang kemudahan yang saya lalui disetiap tahap seleksi memang sudah diatur oleh Yang Maha Mengetahui. Wallau a’lam. Ternyata, memang “buah tak kan jatuh jauh dari pohonnya”. Sejak dinyatakan lulus, saya pun dengan berat hati meninggalkan tugas sebagai staff informasi di Lembaga penelitian tersebut. Dengan dukungan dari keluarga dan rekan rekan, saya mulai mempunyai tekad, untuk menerima jati diri sebagai seorang guru, guru abadi, guru untuk generasi anak bangsa dimasa akan datang.

Menjadi seorang guru yang berstatus pegawai negeri sipil adalah menjadi hal yang baru bagi saya. Secara resmi, saya tidak pernah memiliki pengalaman belajar mengajar didalam kelas. Namun, ibarat pepatah “Pengalaman adalah guru yang terbaik”, saya tidak memiliki kesulitan dalam menghadapi siswa siswi disekolah. Saya merasa seperti telah menjadi guru sepuluh tahun lamanya…

Saat ini, saya sedang menjalani pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil di Banda Aceh, dan sedang memasuki tahap akhir untuk melaporkan kegiatan aktualisasi yang telah saya lakukan pada bulan  November 2019. Bagaimana saya lalui proses kegiatan aktualisasi sehingga telah menark perhatian guru dan siswa siswi saat itu…. insya Allah akan saya lanjutkan di bagian ke-3 nanti…

(mohon doa dari semuanya, semoga laporan aktualisasi saya berjalan lancar)terima kasih…)

Views All Time
Views All Time
22
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY