HAKIKAT SEKOLAH UNGGUL

0
180

Kita warga Banua patut bersyukur karena memiliki sekolah yang berpredikat unggul, seperti SMA Banua yang berada di jalan A.Yani Km. 17 Gambut .Sekolah ini diberi SMA Banua ini merupakan sebuah sekolah Bilingual Boarding School yang pertama dibina oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. Sekolah ini memiliki visi menjadi sekolah bertaraf internasional yang berkeunggulan dalam bidang iman dan taqwa (intaq), dan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Selanjutnya menyusul SMA GIBS yang berada di jalan Anjir arah ke Kapuas, tepatnya di desa Sungai Lumbah Kabupaten Barito Kuala, sekitar 15 km dari Banjarmasin. Sekolah ini juga mengusung semangat keunggulan seperti sekolah yang didirikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel tersebut. Kemudian di Tanah Laut, tepatnya di jl. A. Yani desa Panggung Kecamatan Pelaihari berdiri pula madrasah yang berbasis boarding school yang bernama MAN Insan Cendikia atau MAN IC. Madrasah ini dibawah pembinaan Kementerian Agama RI.

Sekolah dan madrasah tersebut di atas merupakan lembaga pendidikan yang menganut sistem pendidikan dimana peserta didiknya berasrama, atau boarding school, sehingga segala kegiatan dan keperluan peserta didik dapat dilayani dan diawasi dengan baik. Dengan pola dan lingkungan pendidikan yang sedemikian rupa diharapkan dapat menghasilkan (output) yang unggul dan berprestasi. Sekolah dan madrasah tersebut merupakan suatu terobosan yang yang patut menjadi contoh dan inspirasi, motivasi dan inisiatif pihak lain, khususnya bagi pemerintah daerah kabupaten/kota di Kalsel untuk mendirikan sekolah atau madrasah unggulan di daerahnya masing-masing, baik jenjang sekolah dasar (SD/MI) ataupun menengah (SMP/MTs).
Menurt para ahli pendidikan , ada tiga tipe atau model dalam istilah sekolah unggulan. Pertama. Sekolah yang menerima dan menyeleksi secara ketat peserta didik
yang masuk dengan kriteria memiliki prestasi akademik yang tinggi. Meskipun proses belajar-mengajar sekolah tersebut tidak luar biasa bahkan cenderung ortodok, namun dipastikan karena memilih masukan (input) yang unggul, keluaran ( output ) yang dihasilkan juga unggul.
Pada tipe sekolah ini, tidak terlalu diperlukan upaya dan campur tangan pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran. Hal ini dapat terjadi karena peserta didik telah memiliki prestasi akademik yang sudah di atas rata-rata atau unggul. Hal tersebut telah disaring atau diseleksi dari sejak awal untuk masuk ke sekolah tipe ini adalah para peserta didik yang memang sudah unggul dan berprestasi tinggi dalam bidang akademik, baik berdasarkan nilai rapor maupun tes masuk sekolah tersebut. Jadi, dapat dikatakan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru tidak secara signifikan memberikan sumbangan terhadap prestasi belajar peserta didiknya. Kehadiran pendidik tidak secara dominan memberikan sumbangan dalam peningkatan prestasi akademik karena memang peserta didiknya sudah memiliki prestasi akademik yang tinggi.

Kedua. Sekolah yang menyediakan dan memberikan fasilitas dan pelayanan yang relatif mewah dan bahkan berstandar internasional. Berbagai sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran dan lingkungan sekolah serba mewah. Sekolah seperti menawarkan fasilitas, sarana, prasarana, dan lingkungan sekolah yang bernuansa internasional. Dengan fasilitas dan sarana prasarana sekolah yang mewah tersebut tentunya dibayar oleh orangtua/wali peserta didiknya dengan biaya yang mahal pula.
Sekolah tidak terlalu mempersoalkan tingkat prestasi akademik para peserta didiknya, karena prestasi akademik bukan menjadi patokan dan acuannya. Sekolah seperti pada umumnya mengandalkan beberapa “jurus” pola belajar dengan membawa pendekatan teori tertentu sebagai daya tariknya. Sehingga keluaran (output) yang dihasilkan dapat sesuai dengan apa yang dijanjikannya. Keunggulan sekolah ini terletak pada sarana dan prasarana pembelajaran yang modern serta dengan metode dan model pembelajaran tertentu. Sarana dan prasarana pembelajaran sekolah tipe ini lebih lengkap dan canggih dengan standar tertentu dan bertaraf internasional. Peserta didik di sekolah ini tingkat prestasi akademiknya beragam atau bersifat hetorogen.
Dengan mengandalkan pada keunggulan sarana dan prasarana sekolah dan pembelajaran serta dengan teori dan model atau metode pembelajaran tertentu yang menjadi karakter sekolah ini diyakini dapat menghasilkan peserta didik yang berprestasi terbaik meskipun pada awalnya prestasinya tidak sama atau beragam.

Ketiga. Tipe sekolah yang ketiga ini menfokuskan keunggulannya pada iklim belajar dan proses pembelajaranya. Pada tipe sekolah ini peran dan fungsi pendidik lebih dominan dan penting bagi perkembangan dan peningkatan prestasi akademik peserta didik. Pendidik mengambil peran yang sesuai dengan fungsi sebagai orang yang mampu mengaplikasikan pendidikan secara utuh dan menyeluruh dalam proses pendidikan atau dapat disebut juga sebagai guru yang profesional.
Suasana dan iklim belajar di sekolah tipe ini harus terkendali dan kondusif agar mampu memberikan dampak positif bagi peserta didik dalam belajar dan berkaktivitas sehingga segala kemampuan, potensi, dan bakat peserta didik dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Dengan suasana dan iklim pembelajaran dan sekolah yang kondusif inilah kemudian mampu memciptakan iklim belajar yang berpengaruh positif bagi peserta didik mengembangkan prestasi dirinya, baik prestasi akademik maupun non akademik..
Iklim belajar diciptakan oleh pendidik yang benar-benar mengerti dan paham akan peserta didik yang dibimbingnya, mengerti kelemahan dan kekuatan yang ada di setiap diri peserta didiknya sehingga pendidik mampu menciptakan suasana dan kondisi proses pembelajaran yang positif bagi semua peserta didik di kelasnya.

Sekali lagi kita patut bersyukur dan terima kasih kepada pihak-pihak yang sangat peduli dengan dunia pendidikan di banua tercinta ini untuk mendirikan sekolah unggulan sehingga kita merasa bangga karena kita tidak tertinggal jauh dengan daerah-daerah lain yang telah lebih dulu mendirikan sekolah atau madrasah serupa. Kata orang bijak lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Melalui dunia pendidikan inilah diharapkan dapat menggapai impian dan cita-cita untuk membangun Banua, khsususnya di Bumi Tuntung Pandang, Tanah Laut, yang lebih maju dan sejahtera lahir dan bathin yang diridhoi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.Semoga.

Views All Time
Views All Time
271
Views Today
Views Today
1
Previous articleSEKOLAH AMAN BAGI ANAK
Next articleANTARA NEGERI DAN SWASTA
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY