Hari Perdana Nyampah Kelemak Siswa MTsN 3 Mataram

0
27

MTsN 3 Mataram_Inmas- Salah satu kegiatan yang dilaksanakan terhadap siswa-siswi MTsN 3 Mataram adalah Nyampah Kelemak (Sarapan Pagi) setiap hari sebelum mulai belajar. Kegiatan program tersebut telah disosialisasikan kepada orang tua wali murid pada rukun kelas yang diadakan selama 3 (tiga) hari berturut-turut mulai hari Senin 30 September 2019 untuk kelas IX, Selasa 1 Oktober untuk kelas VIII dan Rabu 2 Oktober 2019 Kelas VII.

Dari hasil rukun kelas tersebut orang tua wali murid merespon dengan baik. Orang tua diminta untuk menyiapkan bekal sarapan pagi bagi anak-anaknya dari rumah, bila tidak sempat pihak madrasah siap memfasilitasi penyiapan sarapan oleh kantin.

Pada hari Senin (7/10/2019) ini MTsN 3 Mataram di bawah asuhan H. Suparman melaunching hari perdana program Nyampah Kelemak (sarapan pagi, red) bersama bagi siswa-siswi madrasah.

Kegiatan yang dipandu oleh Wakasis Lalu Junaidi mengatur bagi siswi putri duduk dilapangan sesecara berjajar sambil saling berhadapan selayaknya orang duduk begibung, sedangkan bagi siswa putra duduk dibawah pepohonan kebun mini madrasah, sarapan pagipun dimulai dengan diawali membaca doa bersama-sama.

H. Suparman mengungkapkan tujuan diadakan nyampah kelemak (sarapan pagi) bagi siswa-siswi ini adalah agar mereka konsentrasi dalam menghadapi pelajaran. “Fokus dalam menerima materi yang diajarkan oleh para guru-guru, selain itu untuk memcegah dan menjaga kesehatan bagi anak-anak agar mereka terhindar dari penyakit lambung atau maag”, jelasnya.

Suparman menambahkan dengan program Nyampah Kelemak yang diterapkan pada madrasah binaannya ini tentu untuk mendukung dan mewujudkan model sekolah sehat yang sudah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Selain memperhatikan kebersihan lingkungan dan sarana prasarana madrasah juga kami memperhatikan kesehatan bagi seluruh anak-anak didik kami, kalau mereka sehat baik jasmani maupun rohani maka secara otomatis akan berpengaruh untuk menjaga kesehatan lingkungan, sehatkan dulu anak baru sehatkan yang lain”, tandas Suparman.

Usai sarapan pagi dilanjutkan dengan pemberian obat tablet penambah darah (TTD) khususnya bagi siswi putri. TTD mengandung 200 mg zat besi dalam bentuk Ferro Sulfat/Ferro Fumarat atau Ferro Glukonat dan 0,25 mg Asam Folat harus diminum bagi remaja putri mulai dari kalangan pelajar, dimaksudkan untuk menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh bagi mereka dari berbagai penyakit seperti tidak terjadinya stunting atau kerdil terhadap bayi yang dilahirkan, ketika mereka menikah dan menjadi ibu rumah tangga. (@ruslanwahid)

Views All Time
Views All Time
14
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY