Kecintaan pada profesi ini membuat kita selalu mencari-cari cara baru, berjalan selalu di jalan yang baru (beyond the comfort zone) sehingga karya yang kita buat akan terus-menerus menyempurna. Hal ini dimungkinkan karema antara kita dan pekerjaan menjadi tak berjarak, ada saling keterserapan satu sama lain. Penyatuan ini menjadi sebuah kenikmatan. Suatu keadaan ekstatik yang alami. Saya setuju dengan apa yang dikatakan oleh Louise Nevelson, seorang pemahat patung yang luar biasa, “Anda mesti bersama dengan pekerjaan itu, dan pekerjaan itu mesti bersama Anda. Ia menyerap Anda secara total dan Anda menyerapnya secara total.”

Sebagai guru, sudah seharusnya kita terus berkesplorasi, tak henti-hentinya berinovasi dan berani mencoba hal-hal yang tidak biasa, agar kita mampu melihat kemungkinan-kemungkinan yang lebih berkualitas demi pertumbuhan dan perkembangan jiwa-jiwa unik di ruang belajar kita. Beranikan diri untuk menempuh hal-hal yang tidak lazim namun baik bagi perkembangan jiwa dan keceriaan proses belajar-mengajar yang kita selenggarakan. Manfaatkan seoptimal mungkin keluarbiasaan dan keunikan diri para pembelajar kita demi sebuah tujuan mulia, menambang harta karun (potensi terpendam) yang diberikan Tuhan kepada kita semua.

(Dari karya Dani M Ronnie, The Power of Teacher)

Views All Time
Views All Time
154
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY