Hight Order Thinking Skill (HOTS)

1
20

Karni Ilyas pada salah satu sesi acara Indonesia Lawyer Club (ILC) pernah berkata ” Bangsa ini kelebihan Trouble Maker tapi kekurangan Problem Solver”. pada kenyataannya dewasa ini ungkapan tersebut bisa bernilai benar ketika betapa banyaknya warga bangsa maupun warganet yang hanya bisa membuat masalah tanpa mengidentifikasi masalah hingga mencarikan solusi terhadap permasalahan. Fakta tersebut hampir menggrogoti seluruh aspek kehidupan masyarakat termasuk juga pendidikan.

Hight Order Thinking Skill (HOTS) adalah kemampuan dan kecakapan yang harus dimiliki dan dikuasai oleh siswa secara berjenjang mulai dari Sekolah Dasar (SD). Critical Thinking, Problem Solving, Communication, Collaboration, Creative Thinking adalah kecakapan abad 21 yang harus dilatih siswa sejak dini dan tentunya dengan bimbingan dan scaffolding dari guru.

Bakhtiar, S.Pd selaku guru kelas VI di SDN 22 Mata Air Barat Kec.Padang Selatan Kota Padang Propinsi Sumatera Barat melakukan uji lapangan sebagai refleksi pembelajaran di kelas dengan menerapkan konsep HOTS. Salah satunya yang sudah dilakukan dan didokumentasikan adalah Project Based Learning dengan melakukan pencangkokan tumbuhan dimulai dengan menyiapkan alat, bahan dan eksekusi di lapangan.

Pembelajaran praktek terbimbing ini adalah salah satu penanaman konsep berpikir tingkat tinggi sesuai dengan tuntunan kurikulum 2013. Kecakapan yang dimulai dari Sekolah Dasar (SD) ini diharapkan dapat membentuk kecakapan siswa untuk menghadapi tantangan masa depannya dimana persaingan keterampilan begitu terlihat. Sekarang ini soft skill atau keterampilan dengan memanfaatkan HOTS yang dimiliki seseorang lebih dipentingkan daripada hanya mengandalkan selembar ijazah tanpa dibarengi kompetensi dan kemampuan keterampilan serta skill yang mumpuni dibidang masing-masing.

Pembelajaran konstektual dengan uji praktek di atas diharapkan dapat mendidik siswa berpikir kritis, kreatif, pemberi solusi hingga harapan semua guru untuk menjadikan siswa yang berpikir tak sekedar berkata, yang kreatif tak cuma apatis, yang aktif tanpa provokatif. Semoga…

Views All Time
Views All Time
21
Views Today
Views Today
1

1 COMMENT

  1. Mohon maaf,, Bapak Muhammad Rezky Putra..
    Ijin turut menanggapi,,
    Saya hanya ingin mengutip kalimat “Sekarang ini soft skill atau keterampilan dengan memanfaatkan HOTS yang dimiliki seseorang lebih dipentingkan daripada hanya mengandalkan selembar ijazah tanpa dibarengi kompetensi dan kemampuan keterampilan serta skill yang mumpuni dibidang masing-masing”.
    Menurut sepengetahuan saya yang sangat terbatas, benar sekali pernyataan tersebut, namun kadangkala pada dunia kerja, soft skill atau keterampilan dengan memanfaatkan HOTS terhalang “”kiprah”nya hanya karena persyaratan “lembar ijazah”..
    Demikian, terima kasih.
    Senang dapat berdiskusi dengan Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu di forum ini..
    Salam Sharing and Growing Together

LEAVE A REPLY