BERKUNJUNG SMAN 1 MARTAPURA SETELAH 34 TAHUN LULUS

0
14

Perjalanan ke Martapura pada Kamis, 22 Agustus 2019 untuk menghadiri  reuni alumni SMP Negeri 2 Martapura angkatan pertama tahun 1983, penulis manfaatkan pula untuk berkunjung ke SMAN 1 Martapura yang tidak jauh dari tempat kegiatan reuni tersebut. Seusai mengikuti mengikuti reuni tersebut sekitar pukul 13.30 WITA, penulis segera ke SMAN 1 Martapura yang menempuh waktu perjalanan sekitar 10 menit.

Sebelum ke SMAN 1 Martapura, penulis mampir dulu di masjid depan sekolah tersebut untuk melaksanakan shalat. Seusai shalat penulis menghubungi Ibu Erlita, salah satu SMAN 1 Martapura yang merupakan kawan penulis saat sama-sama menemuh pendidikan di sekolah yang kini menjadi tempat tugasnya menjadi guru atau pendidik, untuk memberitahu bahwa penulis sudah berada di depan sekolah.

Ibu Erlita menunggu penulis di pintu masuk SMAN 1 Martapura, dan penulis pun turun dari mobil untuk menemuinya seraya menanyakan dimana memarkir mobil. Berdasarkan informasi dari Ibu Erlita, bahwa mobil dibawa ke halaman dalam sekolah, maka penulis segera membawa mobil masuk halaman sekolah tersebut. Saat mulai masuk sekolah yang penulis tinggalkan selama 34 tahun, penulis agak bingung dengan bangunan sekolah yang nyaris semuanya bertingkat dua. Sangat jauh berbeda saat penulis meninggalkan  sekolah pada tahun 1985.

Sesudah memarkir mobil di halaman sekolah, penulis segera menemui Ibu Erlita sambil membawa buku hasil karya penulis yang akan disumbangkan ke sekolah ini. Penulis dibawa Ibu Erlita menemui Kepala Sekolah SMAN 1 Martapura di aula sekolah. Ternyata saat itu Kepala Sekolah sedang memberikan arahan kepada guru-guru dalam kegiatan IHT (In House Training)  pada siang itu, sekitar pukul 14.15 WITA. Penulis dipersilahkan duduk di bangku depan bersama Kepala Sekolah dan narasumber kegiatan IHT saat itu. Seusai memberikan sambutan dan membuka kegiatan IHT, penulis bertemu dengan Kepala Sekolah, yaitu Bapak Tupan, M,Pd.

Penulis diberikan kesempatan berbicara setelah selesai penyampaikan materi oleh salah satu narasumber IHT sebelum menyerahkan secara langsung buku-buku penulis. Penulis menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan dan berada di tengah guru-guru yang sedang mengikuti IHT tersebut, antara lain menyampaikan bahwa penulis adalah alumni SMAN 1 Martapura tahun 1985 dan ingin bertemu dengan guru-guru yang dulu, namun menurut informasi Kepala Sekolah sudah tidak ada lagi guru-guru yang dulu. Selain itu juga mau menyerahkan buku-buku hasil karya penulis sendiri.

Seusai menyampaikan pengantar kedatangan tersebut, kemudian penulis dan Kepala Sekolah SMAN 1 Martapura maju ke depan meja narasumber untuk menyerahkan buku-buku dan disaksikan oleh guru-guru yang hadir dalam kegiatan IHT tersebut. Ada enam buah buku dengan tiga judul berbeda yang penulis sumbangkan ke SMAN 1 Martapura, yaitu (1) Menulis itu Mudah; (2) Jalan Mudah Menjadi Penulis; dan (3) Tanah Laut Menulis.

Penulis  keluar ruangan aula dengan diantar oleh Kepala Sekolah bersama Ibu Erlita. Sesampai di pintu gerbang sekolah, penulis dan Kepala Sekolah sempat berbincang-bincang tentang kondisi sekolah saat ini, baik tentang jumlah guru, siswa, dan sebagainya. Selanjutnya, penulis mohon pamit dengan Kepala Sekolah dan Ibu Erlita untuk pulang ke Pelaihari, karena waktu sudah menunjukkan pukul sekitar pukul 15.00 WITA.

Kunjungan penulis ke SMAN 1 Martapura  ini merupakan kunjungan perdana setelah lulus dan meninggalkan sekolah ini pada tahun 1985. Meski sering ke Martapura, karena penulis berasal dari Martapura ini, namun tidak pernah mampir sekali pun. Ketika ke Martapura tersebut pada hari libur sekolah, sehingga di sekolah tidak ada orangnya juga. Mudahan penulis dapat berkunjung lagi dimasa yang akan datang. Semoga.

Views All Time
Views All Time
11
Views Today
Views Today
1
Previous articleREUNI, SETELAH 37 TAHUN TAK BERTEMU
Next articleCATATAN KEGIATAN DARING BERSAMA PESERTA BIMTEK KTI BARTIM: Kegiatan 2 Bimbingan Online Malam Kedua. Bagian 1 oleh Jumakir, S.Pd.,MM
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY