INDIKATOR SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL

0
2200

Penerapan kurikulum 2013 dalam aplikasinya terdapat kompetensi yang bersifat generik mencakup 3 (tiga) ranah yakni sikap, pengetahuan dan keterampilan. Ranah sikap dipilah menjadi sikap spiritual dan sikap sosial. Pemilahan ini diperlukan untuk menekankan pentingnya keseimbangan fungsi sebagai manusia seutuhnya yang mencakup aspek spiritual dan aspek sosial sebagaimana diamanatkan dalam tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, Kompetensi yang bersifat generik terdiri atas 4 (empat) dimensi yang merepresentasikan sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan, yang selanjutnya disebut Kompetensi Inti (KI).

Berikut ini contoh indikator sikap spiritual dan sosial adalah:

  1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
  2. Menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianut.
  3. Memberi salam pada saat awal dan akhir kegiatan.
  4. Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Mensyukuri kemampuan manusia dalam mengendalikan diri.
  6. Bersyukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu.
  7. Berserah diri (tawakal) kepada Tuhan setelah berikhtiar atau melakukan usaha.
  8. Menjaga lingkungan hidup di sekitar satuan pendidikan.
  9. Memelihara hubungan baik dengan sesama umat ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
  10. Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai bangsa Indonesia.
  11. Menghormati orang lain yang menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianut.

 

INDIKATOR  SIKAP SOSIAL

  1. Jujur, yaitu perilaku dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

Indikator jujur antara lain:

  1. tidak berbohong.
  2. tidak menyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan.
  3.  tidak menjadi plagiat (mengambil/menyalin karya orang lain tanpa menyebutkan sumber).
  4.  mengungkapkan perasaan apa adanya.
  5.  menyerahkan kepada yang berwenang barang yang ditemukan.
  6. membuat laporan berdasarkan data atau informasi apa adanya. Dan
  7.  mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki.
  1. Disiplin, yaitu tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Indikator disiplin antara lain:
  2. datang tepat waktu.
  3. patuh pada tata tertib atau aturan bersama/satuan pendidikan. Dan
  4. mengerjakan/mengumpulkan tugas sesuai dengan waktu yang ditentukan, mengikuti kaidah berbahasa tulis yang baik dan benar.
  1. Tanggung jawab, yaitu sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa. Indikator tanggung jawab antara lain:
  2. melaksanakan tugas individu dengan baik.
  3. menerima risiko dari tindakan yang dilakukan.
  4. tidak menyalahkan/menuduh orang lain tanpa bukti akurat.
  5.  mengembalikan barang pinjaman.
  6. mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan.
  7. menepati janji.
  8.  tidak menyalahkan orang lain untuk kesalahan tindakan sendiri. Dan
  9.  melaksanakan apa yang pernah dikatakan tanpa disuruh/diminta.
  1. Toleransi, yaitu sikap dan tindakan yang menghargai keberagaman latar belakang, pandangan, dan keyakinan. Indikator toleransi antara lain:
  2. tidak mengganggu teman yang berbeda pendapat.
  3.  menerima kesepakatan meskipun ada perbedaan pendapat.
  4. dapat menerima kekurangan orang lain.
  5. dapat memaafkan kesalahan orang lain.
  6. mampu dan mau bekerja sama dengan siapa pun yang memiliki keberagaman latar belakang, pandangan, dan keyakinan.
  7. tidak memaksakan pendapat atau keyakinan diri pada orang lain.
  8.  kesediaan untuk belajar dari (terbuka terhadap) keyakinan dan gagasan orang lain agar dapat memahami orang lain lebih baik. Dan
  9. terbuka terhadap atau kesediaan untuk menerima sesuatu yang baru.
  1. Gotong royong, yaitu bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama dengan saling berbagi tugas dan tolong-menolong secara ikhlas. Indikator gotong royong antara lain:
  2. terlibat aktif dalam kerja bakti membersihkan kelas atau satuan pendidikan.
  3.  kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan.
  4. bersedia membantu orang lain tanpa mengharap imbalan.
  5. aktif dalam kerja kelompok.
  6. memusatkan perhatian pada tujuan kelompok.
  7.  tidak mendahulukan kepentingan pribadi.
  8.  mencari jalan untuk mengatasi perbedaan pendapat/pikiran antara diri sendiri dengan orang lain. Dan
  9. mendorong orang lain untuk bekerja sama demi mencapai tujuan bersama.
  1. Santun atau sopan, yaitu sikap baik dalam pergaulan, baik dalam berbahasa maupun bertingkah laku. Norma kesantunan bersifat relatif, artinya yang dianggap baik/santun pada tempat dan waktu tertentu bisa berbeda pada tempat dan waktu yang lain. Indikator santun atau sopan antara lain:
  2. menghormati orang yang lebih tua.
  3. tidak berkata kotor, kasar, dan takabur.
  4.  tidak meludah di sembarang tempat.
  5. tidak menyela/memotong pembicaraan pada waktu yang tidak tepat.
  6. mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain.
  7. memberisalam, senyum, dan menyapa.
  8. meminta izin ketika akan memasuki ruangan orang lain atau menggunakan barang milik orang lain. Dan
  9.  memperlakukan orang lain dengan baik sebagaimana diri sendiri ingin diperlakukan baik.
  10. Percaya diri, yaitu suatu keyakinan atas kemampuan sendiri untuk melakukan kegiatan atau tindakan. Indikator percaya diri antara lain:
  11. berpendapat atau melakukan kegiatan tanpa ragu-ragu.
  12. mampu membuat keputusan dengan cepat.
  13. tidak mudah putus asa.
  14. tidak canggung dalam bertindak.
  15. berani presentasi di depan kelas. Dan
  16. berani berpendapat, bertanya, atau menjawab pertanyaan.
Views All Time
Views All Time
373
Views Today
Views Today
1
Previous articlePerilaku Positif Orang Tua Terhadap Anak
Next articleKabupaten Kampar, Negeri yang Menyimpan Sejarah Besar
Nama :Juwita, S.Pd Tempat tanggal lahir :Aceh besar 15 Maret 1978 Tempat tugas :SDN 1 Indrapuri Hobi: membaca, menulis, dan bersih-bersih Berstatus kawin dan memiliki 1 putri dan 2 orang putra, Tinggal di Desa Lambunot, Kecamatan Simpang Tiga,Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Mengecap pendidikan Min Paya Seunara Sabang, Lalu SMP 6 Kota Sabang,SMU di Banda Aceh, Lalu kuliah D-II di STKIP Getsempena. Melanjutkan S-1 FKIP Universitas Serambi Mekkah. Menjadi guru PNS April 2006,pertama mendapat SK di SDN Mureu Indrapuri, setahun kemudian di mutasi ke SDN 1 Indrapuri sampai sekarang,,, Pengalaman selama menjadi guru,,, pernah bersama DBE-2 sebagai fasilitator Sains, Fasilitator di HKI, Guru inti di gugus, dan memfasilitasi beberapa kegiatan di UPTD. Dalam mengembangkan kompetensi pernah mengikuti guru berprestasi tahun 2014, namun hanya mendapat juara 3 tingkat provinsi. Terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu saya untuk dapat bergabung di blog.igi yang is the best,,semoga kita selalu sharing and growing together. salam satu hati guruku di Indonesia, ditangan kita ujung tombak bangsa.

LEAVE A REPLY