INSIDEN MENCEKAM YANG TAK SENGAJA TEREKAM

0
10
Saat merekam vedio dan foto pemandangan di Jembatan KH Salim.Ma’ruf-KH Anang Sya’rani Arief pada sisi Desa Pakauman, Martapura Timur, Banjar,Kalsel tak sengaja saya terekam kejadian yang nyaris mengakibatkan korban jiwa.
Kejadian yang tanpa sengaja terekam kamera tersebut terjadi pada Senin,16 Mei 2022, sekitar pkl.15.00 Wita. Saat itu kondisi cuaca habis hujan dan jalanan masih basah. Sementara itu, turunan/tanjakan di jembatan tersebut relatif tajam dan licin, sehingga harus ekstra hati-hati saat pengendara naik atau turun jembatan, terlebih saat kondisi  jalan basah.
Nyaris saja pengendara yang membawa seorang ibu dan balita tersebut tak mampu mengendalikan sepeda motornya. Syukur alhamdulillah, meski terjatuh ke aspal, pengendara dan penumpang tak terluka yang berarti, hanya lecet sedikit. Syukurnya lagi, si balita yang digendong penumpang tetap terikat dari gendongannya, sehingga tidak mengalami benturan ke jalan.
Saya tak menyangka akan terekam kejadian yang mencekam dan berbahaya tersebut dan berpotensi menimbulkan korban jiwa tersebut. Sambil merekam vedio saya teriak meminta tolong kepada orang lain yang saat itu terlihat sepi. Setelah sepeda motor diangkat guna memudahkan pengendara yang terjepit berdiri dengan bantuan beberapa orang, maka selanjutnya memeriksa kondisi pengendara dan penumpangnya.
Sesaat kemudian, sesudah memeriksa kondisi korban kecelakaan tunggal ini dan terlihat tidak ada yang terluka, saya berlalu untuk melanjutkan perjalanan kembali.
Berdasarkan kejaadian yang terekam tersebut, maka kepada para pengendara hati-hati saat melewati jembatan tersebut, terutama pengendara sepeda motor saat turun atau naik disaat kondisi jalan licin atau basah. Simak vedionya di sini :https://www.youtube.com/watch?v=CdHyaKrrles
Views All Time
Views All Time
17
Views Today
Views Today
1
Previous articleManusia: Kritis Karena Berakal Budi
Next articleHAUL DATU KALAMPAYAN KE-216
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY