Issac Newton dan Lintasan Fikirannya

0
43

Saya ingin melanjutkan tulisan yang kemarin, tentang bagaimana Issac Newton menemukan teori gravitasi ketika bekerja dan belajar dari rumah saat wabah terjadi pada waktu itu. Ia belum bergelar “Sir” ketika itu, usianya masih 20 tahun ketika wabah yang disebut the great plague melanda London. The great plague sendiri merupakan epidemi yang terjadi kira-kira 1665 hingga 1666. Ini yang memaksa Issac Newton sebagai mahasiswa mengasingkan diri ke pedesaan.

Tapi yang menarik adalah proses penemuannya, Dikutip dari buku Memoirs of Sir Isaac Newton’s Life, William Stukeley, menceritakan kisahnya seperti ini:

“Kami berdua pergi ke kebun untuk meminum teh di bawah pohon apel. Di saat itulah teori gravitasi muncul di benaknya. Dia bertanya kepada dirinya sendiri, “mengapa apel itu harus selalu turun secara tegak lurus ke tanah?” atau “mengapa apel itu tidak pergi ke samping, atau ke atas? Tetapi terus-menerus ke pusat bumi?” Alasannya adalah bumi menariknya.”

Proses penemuan newton inilah yang ingin saya sebut sebagai perenungan mendalam. Saya ingin mendefinisikan sederhana kata ini dengan makna lintasan fikiran (khatirah) yang mendalam dan berkelanjutan. Dalam kitabnya Al-Jawa Al-Kafi, Ibnul Qayyim Al-Jauzi menyebutkan bahwa asal usul tindakan seseorang selalu berawal dari lintasan fikirannya, ia menjadi kompleks karena berada dalam dimensi kebaikan dan keburukan. Tiap lintasan fikiran akan selalu melahirkan keinginan, lalu kecenderungan, kemudian tekad dan selanjutnya adalah perilaku dan tindakan. Baik buruknya tergantung dari media lintasan fikiran kita masing-masing.

Momentum Ramadhan tahun ini sebenarnya adalah masa-masa terbaik untuk melakukan perenungan mendalam. pengasingan yang kita lalui secara fisik karena wabah pandemi juga pengasingan secara batin melalui ibadah Ramadhan kita bisa menjadi jalan untuk menjaga lintasan-lintasan fikiran agar menghasilkan hal-hal yang positif dan produktif. Newton memang bukan seorang muslim, tapi ia sudah berhasil menjaga lintasan fikirannya lalu membawa sebagai perenungan mendalam dan menghasilkan penemuan yang mengubah dunia pada masa itu.

Views All Time
Views All Time
35
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY