Kajian Paradigma

0
150
adi suprayitno
Kajian Paradigma
  1. Kajian Paradigma

Paradigma menjadi konsep yang banyak menarik perhatian kalangan ilmuwan dan cendikiawan di Amerika Serikat sejak Thomas Khun di awak tahun 1960-an menerbitkan bukunya yang monumental dalam perkembangan sejarah dan filsafat ilmu pengetahuan berjudul “The Structure of Sciencetific Revolution” (cetakan Mustopadidjaya AR, 2003 : 3) Di Indonesia kata atau konsep paradigma mulai secara lebih popular digunakan disekitar awal tahun 1989-an, juga dalam lingkup studi pembangunan. Khususnya di bidang ilmu pengetahuan ekonomi dan administrasi negara “ Analisa Prakmatis “ itu sendiri, baik di luar maupun di dalam Indonesia agaknya sudah berkembang jauh sebelum terbitnya buku Thomas Khun tersebut di atas.

Sebelum lebih jauh membahas paradigma ada baiknya terlebih dahulu menetapkan pengertian yang dapat dipergunakan untuk melakukan kegiatan lebih lancar yaitu :

  1. Menurut Khun, yang dimaksud dengan paradigma adalag kerangka referensi atau cara pandang terhadap sesuatu realitas tertentu yang menjadi dasar keyakianan atau pijakan suatu teori.
  2. Sedangkan menurut Mustopadidjaja, paradigma didefinisikan sebagai teori dasar atau cara pandang yang fundamental, dilandasi oleh nilai-nilai tertentu dan berisikan teori pokok, metodologi atau cara pendekatan yang telah teruji dan diakui kaidahnya sehingga dapat dipergunakan pada teori dan praktisi dalam menanggapi sesuatu permasalahan, baik dalam kaitan dengan pengembangan ilmu maupun dalam upaya pemecahan masalah bagi kemampuan hidup dan kehidupan manusia.

Apabila kedua definisi tersebut diperhatikan secara seksama maka akan terdapat tiga pandangan yang sama tentang pengertian paradigma, sebagai berikut;

  1. Paradigma sebagai referensi atau cara pandang terhadap sesuatu realita.
  2. Paradigma berisikan teori, konsep metodologi atau cara pendekatan yang teruji.
  3. Paradigma dapat dipergunakan untuk menanggapi masalah tertentu ataupun untuk perkembangan ilmu pengetahuan.
  4. paradigma tidak statis , tetapi dapat berubah, sesuai dengan tuntutan dinamika ilmu pengetahuan atau scientific revolution di kalangan masyarakat ilmuwan, untuk munculnya paradigma.

Tentang proses perubahan paradigma tersebut Dwivedi dan Nef mengatakan bahwa “ an intellectual crisis  can be said to emerge when … or system between continuity and discontinuity fail to lake place or when  a theiritical fondation of an intellectual tradition … “ Krisis tersebut akan menyebabkan diskontinuitas lebih lanjut yang dapat menimbulkan beberapa kemungkinan, yaitu ambruknya suatu paradigma, sintesis, pantial yang rapuh ataupun konseptualisasi sama sekali baru. ( Dwipedi dan Ner. 1982 : 61 )

Teori ataupun paradigma pembangunan cukup banyak dan untuk manfaat ini diuraikan secara singkat bahwa pembangunan paradigma dibagi atas dua kelompok yaitu :

  1. Paradigma administrasi publik.
  2. Paradigma pembangunan sosial, ekonomi, politik.

Untuk selanjutnya kedua kelompok tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Paradigma administrasi publik

Dengan mengacu pada pendapat Nicholas Henry (1975) dan G. Fredericson (1976), maka perkembangan paradigma ini adalah :

  1. Birokrasi klasik : dengan focus pada struktur (design) organisasi dan fungsi atau prinsip-prinsip, dengan locus pada organisasi baik pemerintahan maupun bisnis
  2. Birokrasi neo klasik, sama dengan no. 1 dengan tambahan lokus tempat pengambilan keputusan dengan penekanan pada ilmu pelaku, manajemen, analisa system.
  3. Paradigma kelembagaan, dengan focus pada prilaku birokrasi yang efisien, efektif dan produktif
  4. Hubungan kemanusiaan, dengan menitikberatkan pada keikutsertaan individu dalam pengambilan keputusan, dengan pengedepankan pada aspek-aspek kemanusiaan, sosial dan psikologi
  5. Pilihan publik, solusinya adalah pilihan untuk melayani kepentingan publik akan barang dan jasa

Administrasi negara baru, fokusnya usaha untuk mengorganisasikan, menggambarkan mendesain organisasi untuk mewujutkan nilai – nliai kemanusiaan secara moral

Views All Time
Views All Time
282
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY