Kemampuan Guru

0
32

Kompetensi, Kemampuan dan Komitmen Guru

  1. Kompetensi Guru

Kompetensi menurut Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (Dalam Perangkat Penilaian KTSP, 2007:39), adalah kemampuan yang meliputi pengatahuan, ketrampilan, sikap dan nilai-nilai yang diwujudkan melalui kebiasaan berpikir dan bertindak. Setiap guru dituntut memiliki empat kompetensi, seperti diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.33 tahun 2007 meliputi :

  1. Kompetensi pedagogik ;
  2. Kompetensi kepribadian ;
  3. Kompetensi profesional; dan
  4. Kompetensi sosial.

 

Kompetensi pedagogik terkait dengan kemampuan dan komitmen guru dalam merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi, melaksanakan analisis hasil evaluasi serta melaksanakan program remidial dan pengayaan. Kompetensi meliputi ranah kognitif, psikomotor dan afektif. Dalam hal penyusunan RPP, kognitifnya adalah pengetahuan tentang prosedur penyusunan RPP, psikomotornya adalah ketrampilan menyusun RPP, dan afektifnya adalah komitmen dalam menyusun RPP.

  1. Kemampuan dan Komitmen Guru

Model analisis mengenai situasi belajar mengajar yang dikemukakan disini adalah model analisis dari Gleackman (Dalam Sahertian & Ida Aleida, 1981:41), yang disebut Paradigma Kategori Guru. Dalam model analisis tersebut, perkembangan guru dipandang dari dua segi yakni : kemampuan dan komitmen, yaitu berpikir abstrak/imajinatif dan keterlibatan aktif dalam tanggung jawab yang mendalam.

1). Kemampuan Guru

Menurut Sahertian & Ida Aleida (1992:42), guru yang tingkat berpikirnya abstrak dan imajinatif yang tinggi, punya kemampuan untuk berdiri di depan kelas dan dengan mudah menghadapi masalah-masalah belajar mengajar seperti manajemen kelas, disiplin, menghadapi sikap acuh tak acuh dari siswa, dan mampu menentukan alternatif pemecahan masalah. Ia juga dapat merancang berbagai program belajar, dan dapat memimpin siswa dari berpikir nyata ke berpikir konseptual.

2). Komitmen Guru

Menurut Glickman (dalam Sahertian,1994:44) : Yang dimaksud dengan komitmen adalah kecendrungan dalam diri seseorang untuk merasa terlibat aktif dengan penuh rasa tanggungjawab.  Komitmen lebih luas dari kepedulian, sebab dalam pengertian komitmen tercakup arti “usaha dan dorongan serta waktu yang cukup banyak”.

Konsekwensi dari komitmen ini, guru harus menyediakan waktu dan energi dalam melaksanakan tugasnya. Komitmen ini tidak diperoleh sejak lahir, tetapi harus dipelajari dan dikenal, bagaimana membentuk rasa cinta pada tugas sebagai guru.   Seorang guru yang punya komitmen tinggi akan memiliki kepedulian terhadap tugas, kebutuhan siswa, teman sejawat atau atasan langsung. Ia punya komitmen terhadap tugas yang dibebankannya, termasuk tanggungjawab terhadap bangsa, negara dan sesama manusia.

Dari pengertian kompetensi yaitu kemampuan yang meliputi pengatahuan, ketrampilan, sikap dan nilai-nilai yang diwujudkan melalui kebiasaan berpikir dan bertindak, maka komitmen menyangkut aspek sikap dan nilai. Sikap merupakan suatu kecendrungan untuk bertindak secara suka atau tidak suka terhadap suatu objek dan Nilai merupakan suatu keyakinan terhadap perbuatan, tindakan, atau perilaku yang dianggap baik dan yang dianggap buruk

Views All Time
Views All Time
32
Views Today
Views Today
1
BAGIKAN
Tulisan sebelumnyaMODUL PKB KK-C di PKB FISIKA Kabupaten KARO
Tulisan berikutnyaMaster’s Competence Teacher

jadi pengawai negeri dengan pangkat II c Diploma 3, Kuliah S1 Geografi, Kuliah S2 Teknologi Pembelajaran. skrg pangkat IV-D dan Tahun ini 2017 ke IV-E Pensiun Tahun 2022

LEAVE A REPLY