Kemarau Panjang Landa Lombok, Gubernur NTB Ajak Masyarakat Sholat Istisqo’

0
36

Mataram_News- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat beserta jajarannya mengadakan Sholat Istisqo’ memohon turunnya hujan di bumi Lombok khususnya Nusa Tenggara Barat di halaman Bumi Gora Gubernur NTB pada Jumat (18/10/2019).

Selain ASN pemerintah daerah dan provinsi turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh siswa-siswa dan guru-guru madrasah dari MTs dan MA se-Kota Mataram serta ASN Kementerian Agama memadati lapangan Bumi Gora sejak pukul 06.00 WITA pagi. Para siswa mengenakan seragam imtaq khas kementerian agama, sementara guru-guru dan pegawai mengenakan baju putih-putih.

Dari pantauan pewarta Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 pagi diawali dengan sambutan Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah. Dalam sambutannya Ia mengisahkan bagaimana cara orang terdahulu di berbagai tempat belahan dunia memohon hujan ketika musim kemarau panjang melanda sebagaimana yang kita lakukan sekarang.

Dikatakan Zulkiefli pada suatu ketika seluruh penduduk berkumpul bersama orang-orang dianggap pintar untuk melakukan ritual memohon turunnya hujan karna dilanda kemarau panjang dengan cara dan tradisi masing-masing. Ada dilakukan dengan cara bernyanyi, memukul alat kesenian, bergendang dan sebagainya dari pagi hingga malam secara berturut-turut namun tidak ada hasil malah kemarau makin berkepanjangan.

Lanjut Zulkiefli akhirnya ada seorang yang dianggap disucikan, didatangkan kepada desa tersebut, lalu diminta membantu bagaimana bisa hujan turun. Kemudian orang suci tersebut datang ke suatu tempat masuk dalam kemahnya. Tidak berselang tiga hari turunlah hujan membasahi penduduk desa tersebut.

“Para penduduk pun heran kepada orang suci tersebut, mereka bertanya kenapa kami dengan berbagai cara, bernyanyi, memukul alat kesenian tidak kunjung turun hujan, namun Anda hanya datang seorang diri lalu masuk dalam kemah selang beberapa hari hujan turun, apa penyebabnya kata para penduduk”, cerita Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB.

Orang suci mengatakan saya tidak melakukan hal-hal yang serius seperti yang kalian lakukan, saya datang, kemudian masuk ke dalam kemah lalu bersujud berbisik kepada bumi untuk menggetarkan langit menghaturkan hujan, lanjut Zulkiefli.

Melalui pesan sederhana tersebut Zulkiefli berharap mudahan-mudahan bisa sampai kepada kita semua pagi hari ini, jangan-jangan kita sibuk kesana kemari berharap hujan turun namun jarang diantara kita berbisik bersujud pada bumi kemudian apa yang kita doakan didengar oleh nara di langit sana.

“Oleh karena itu mudahan-mudahan dengan acara ini mengingatkan kita kembali harmonisasi kita dengan sang pencipta, harmonisasi dengan lingkungan hidup, dan mudahan dengan ketulusan doa yang kita haturkan pada pagi ini Allah SWT akan mendengar dan mengijabah sehingga Provinsi NTB diberikan hujan yang menenteramkan dan menenangkan untuk menjadi daerah yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Tutup Gubernur NTB Zulkieflimansyah. (@ruslanwahid)

Views All Time
Views All Time
61
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY