Konsep Andragogi

0
84
adi suprayitno
Konsep Andragogi

Konsep Andragogi         

Knowles dalam Piet Sahertian dan Purwoko (1996:22) menyatakan : Andragogi adalah ilmu dan seni membantu orang dewasa untuk dapat belajar efektif. Selanjutnya menurut Piet Sahertian dan Purwoko (1996:25) : Dalam proses mendidik orang dewasa, pematangan atau pengembangan yang bertujuan mengubah sifat tergantung (dependent) menjadi sifat tak tergantung (independent). Orang dewasa puas dengan hasil kerjanya sendiri, ia menuntut perlakuan dalam statusnya sebagai orang dewasa. Berdasarkan perubahan status itu, orang dewasa dalam proses belajar tidak senang bila ia diperlakukan, diarahkan sebagai anak.

  1. Penerapan Konsep Andragogi

Piet Sahertian dan Purwoko (1996:27) menyatakan : Karena yang menjadi sumber belajar adalah diri orang dewasa itu sendiri, maka masalahnya bagaimana menggunakan teknik-teknik yang membuka jalan bagi orang dewasa agar belajar efektif itu perlu diupayakan kegiatan belajar sendiri, seperti : diskusi, menganalisis kasus, simulasi, permainan peran, praktek lapangan, latihan kerja, seminar dan lokakarya.

  1. Pendapat Penulis

Pembelajaran yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah pembelajaran pada orang dewasa. Penerapan konsep andragogi dalam penelitian ini adalah sangat urgen untuk memperoleh hasil belajar yang optimal. Maka jenis-jenis kegiatan yang dilakukan adalah supervisor adalah jenis-jenis kegiatan yang dapat membantu guru-guru melepaskan diri dari kebiasaan tergantung (dependen) menjadi tak bergantung (independen). Maka kegiatan yang berbentuk : kerja praktek, presentasi, diskusi, umpan balik, dan lain sebaginya adalah pilihan strategi yang dilaksanakan dalam penelitian tindakan ini

Views All Time
Views All Time
174
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY